Suara.com - Hujan, selain memberi suasana segar, juga seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi pengemudi. Dalam momen-momen seperti ini, kita menyadari betapa pentingnya komponen wiper pada mobil kita. Namun, apa yang membuat fitur intermittent pada wiper menjadi begitu penting dan mengapa kita seharusnya memperhatikannya?
Sejarah Singkat: Dari Kekesalan Menjadi Inovasi
Dikutip dari situs resmi Daihatsu, fitur intermittent pada wiper memiliki sejarah yang menarik. Pada tahun 1963, seorang pengemudi mobil bernama Robert Kearns merasa kesal dengan keharusan menyalakan dan mematikan wiper secara manual saat hujan. Kekesalannya menghasilkan inovasi: fitur intermittent.
Penemuan ini memungkinkan pengemudi untuk mengontrol seberapa sering wiper bergerak, disesuaikan dengan intensitas hujan. Pada tahun 1970, fitur ini mulai diproduksi secara massal oleh pabrikan mobil di Prancis.
Fungsi Intermittent: Mengapa Begitu Penting?
1. Kontrol yang Lebih Baik: Fitur intermittent memberikan kontrol lebih besar kepada pengemudi terhadap gerakan wiper. Dengan kemampuan untuk mengatur jeda waktu antar sapuan, pengemudi dapat menyesuaikan wiper sesuai dengan intensitas hujan.
2. Efisiensi Penggunaan: Salah satu alasan utama fitur ini begitu penting adalah efisiensinya. Dengan memungkinkan pengemudi untuk menyesuaikan frekuensi sapuan wiper, mobil dapat menghemat energi dan menjaga umur pakai komponen wiper.
3. Kenyamanan dan Konsentrasi: Dalam kondisi hujan ringan, pengemudi tidak perlu terganggu dengan gerakan wiper yang terlalu sering. Fitur intermittent memungkinkan kenyamanan lebih dan memungkinkan pengemudi untuk tetap fokus pada jalan.
4. Pilihan Personalisasi: Setiap pengemudi memiliki preferensi sendiri terkait dengan seberapa sering wiper seharusnya bergerak. Fitur ini memberikan pilihan personalisasi, memungkinkan setiap pengemudi mengatur wiper sesuai dengan preferensinya sendiri.
Baca Juga: Sebab Penyakit Khas Ford Focus dan EcoSports Terungkap, Ini Biang Keroknya
Dalam dunia otomotif modern, fitur intermittent pada wiper telah menjadi standar yang hampir tak terpisahkan. Sebagai pengemudi, memahami sejarah dan fungsi fitur ini memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai pentingnya keberadaannya.
Fitur ini tidak hanya memberikan kontrol yang lebih baik tetapi juga meningkatkan efisiensi dan kenyamanan selama perjalanan, menjadikannya pilihan bijak untuk setiap mobil.
Berita Terkait
-
Sebab Penyakit Khas Ford Focus dan EcoSports Terungkap, Ini Biang Keroknya
-
Belum Banyak yang Tahu, Ini Fungsi Lampu Kota pada Mobil
-
Kerak Air di Spion Mengganggu? Tips Efektif untuk Mengatasinya
-
Tetap Nyaman Saat Berkendara, Gunakan Klakson dengan Bijak
-
Kini China Jadi Eksportir Mobil Terbesar, Jepang Dilibas
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif