Suara.com - Apakah Anda sering melakukan perjalanan jauh dengan mobil? Baik untuk liburan atau keperluan dinas, perjalanan jauh bisa menyenangkan namun juga menantang.
Namun, kenyamanan tidak hanya tergantung pada mobil yang Anda kendarai, melainkan juga pada kondisi dan kebugaran Anda sebagai pengemudi. Berikut adalah 5 tanda dan momen pas untuk istirahat saat mengemudi jarak jauh.
1. Durasi Mengemudi yang Bijak
Saat mengemudi jarak jauh, ada kecenderungan untuk "kebablasan" tanpa menyadari berapa lama sebenarnya Anda sudah di atas kemudi.
Batasi durasi mengemudi Anda, idealnya tidak lebih dari 7-8 jam non-stop. Istirahat sejenak setiap beberapa jam untuk merilekskan otot dan mengembalikan fokus.
2. Perhatikan Pandangan Mata
Pandangan yang buram atau berkabut adalah tanda pasti kelelahan. Jika Anda mulai kesulitan melihat dengan jelas, beri diri Anda istirahat minimal satu jam. Ini membantu menyegarkan mata dan meningkatkan kewaspadaan.
3. Dengarkan Tubuh yang Pegal
Pegal di bagian pundak, leher, lengan, atau kaki adalah sinyal tubuh bahwa perlu istirahat. Berhentilah sejenak, keluarkan diri dari mobil, dan lakukan stretching ringan. Ini akan membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi ketegangan otot.
Baca Juga: Ban Mobil Maksimal Ditambal Berapa Kali? Ini 5 Faktanya
4. Jangan Abaikan Rasa Mengantuk
Mengantuk adalah sinyal serius untuk beristirahat. Meskipun memejamkan mata sejenak bisa membantu, sebaiknya berhenti minimal satu jam untuk tidur sebentar. Keselamatan Anda jauh lebih penting daripada mencapai tujuan dengan cepat.
5. Manfaatkan Momen Mengisi Bahan Bakar
Mengisi bahan bakar bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga kesempatan untuk beristirahat sejenak. Lakukan stretching, pergilah ke toilet, atau dapatkan segelas air untuk menyegarkan diri. Momen ini dapat memberikan keseimbangan yang baik antara waktu perjalanan dan waktu istirahat.
Ingatlah bahwa kecepatan bukanlah yang terpenting dalam perjalanan jauh, melainkan keselamatan Anda dan penumpang. Ikutilah tanda-tanda tubuh Anda, dan beri diri Anda istirahat yang cukup untuk menikmati perjalanan dengan nyaman dan aman. Jangan lupa, setir dengan bijak dan nikmati setiap momen perjalanan!
Berita Terkait
-
Ban Mobil Maksimal Ditambal Berapa Kali? Ini 5 Faktanya
-
Baterai Solid State Toyota Bisa Tempuh 1200 Km, Isi Ulang Cuma Butuh 10 Menit
-
Apa Bedanya Oversteer dan Understeer? Ini yang Perlu Anda Tahu
-
Tunggangan Istri Ustaz Solmed Ada yang Janggal: Satu Nopol Beda Mobil, Nunggak Pajak Pula
-
Power Window Nyangkut? Bisa Jadi Simak Penyebabnya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India
-
Sudah Tahu Harga BBM Turun per 4 Februari 2026? Ini Daftar Lengkap Tarif Pertamina hingga Shell Baru
-
Gaji UMR Masih Bisa Beli Motor Baru, Ini Daftar Pilihannya
-
Apa Kekurangan Mobil Bekas Taksi? Intip 5 Rekomendasi yang Pas Mulai Rp35 Jutaan
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan