Suara.com - Kejadian Juara Dunia Formula 1 (F1) tujuh kali, Lewis Hamilton menyatakan bakal berhenti bekerja atau membalap pada 2025 dari Mercedes-AMG Petronas F1 Team dan bergabung dengan Scuderia Ferrari disebutkan bak tinju langsung ke hidung Toto Wolff, Team Principal sekaligus CEO Mercedes-AMG Petronas F1 Team.
Bila mau pinjam analogi lain yang lebih membumi, seperti seseorang jahil atau bandel melempar petasan cabe di tengah kerumuman orang lantas minggat secepat kilat. Tanpa peduli konsekuensi ada tubuh orang lain yang terkena, atau pun menimbulkan pengang di telinga karena letusan begitu dekat di kuping.
Kenyataannya memang demikian, karena Lewis Hamilton baru saja mengunggah potretnya di media sosial Instagram, tengah berlibur di sebuah pulau tropis, mengemudikan speed boat, telanjang dada, tampak bahu dengan tatonya yang khas. Dibubuhi tulisan soal kesiapannya balapan di musim balap 2024.
Di satu sisi, sudah tampak jelas, pasti ia tidak berada di Britania Raya, negeri kelahirannya, yang saat ini tengah mengalami musim dingin. Artinya, ia tengah berlibur saat musim F1 belum dimulai.
Di sisi lain, ia tidak menaruh perhatian, betapa tim yang akan ditinggalkan kalang-kabut mencari penggantinya. Senada, bursa driver menjadi semakin ramai karena calon pengganti kabarnya terus dicari.
Sejauh ini, dipantau dari Planet F1, Autosport, serta sederet media motorsport, ada beberapa nama mencuat.
Di antaranya dari kalangan legenda dan veteran alias senior ada Sebastian Vettel, Fernando Alonso, sampai Valtteri Bottas. Kemudian untuk angkatan muda, mencuat nama Alex Albon, serta Esteban Ocon.
Lebih muda lagi angkatannya, ada nama yang bikin menggetarkan. Pasalnya memiliki sejara panjang dengan Lewis Hamilton. Di mana ia menggantikan driver legendaris satu ini, dan ada wacana putra Sang Legenda itu akan menggantikannya kemudian. Usia mereka tentu saja terpaut jauh!
Sosok ini tidak lain adalah Mick Schumacher, anak lelaki Michael Schumacher yang berusia 24 tahun--sedangkan Lewis Hamilton hampir masuk 40 tahun.
Baca Juga: Lewis Hamilton Melunasi Impian Masa Kecil, Jenson Button Sepakat
Dikutip dari RacingNews365 saat peluncuran Hypercar Alpine untuk kejuaraan World Endurance Championship (WEC) di mana Mick Schumacher menjadi salah satu pilotnya, ia menampik kemungkinan itu.
Meski disebutkan bahwa bungsu dari dua bersaudara putra pasangan Corrina Betsch dan Michael Schumacher itu memiliki latar belakang sebagai pembalap cadangan Mercedes-AMG Petronas F1 Team, Mick Schumacher menyatakan pikirannya tidak ke sana.
"Kalau ditanya soal topik ini, saya tidak terlalu memikirkannya," ungkap adik Gina-Maria Schumacher itu, yang memiliki pengalaman menjadi driver F1 di tim Haas.
"Saat ini saya sedang menikmati relasi dengan tim teknik balap baru, sehingga kami bisa menjadi solid. Jadi yang lebih penting adalah menjaga kolaborasi tetap berjalan dan menjaga sampai musim tahun ini rampung," tukas Mick Schumacher.
"Saya jelas berada di sini, dalam launching tim Alpine. Artinya saya balapan di saat saya berada sekarang," tandasnya.
Jadi, peluang Toto Wolff--bila benar ia berniat menaruh Mick Schumacher menggantikan Lewis Hamilton--adalah kecil kemungkinannya, dan siapa yang layak sampai saat ini belum didapatkan olehnya.
Tag
Berita Terkait
-
Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia
-
Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
-
Novel Kandidat Terlarang, Ambisi Kursi OSIS yang Berujung Misteri Berdarah
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup