Suara.com - Kelvin Kiptum adalah pelari marathon kelahiran 2 Desember 1999. Ia memecahkan rekor dunia maraton atas nama Eliud Kipchoge dengan catatan waktu 2:00:35 saat berlomba dalam Chicago Marathon pada Oktober 2023.
Lelaki asal Kenya ini baru berusia 23 tahun saat memecahkan rekor dunia maraton itu dan lomba maraton di Chicago, Amerika Serikat yang baru diikutinya itu adalah kejuaraan ketiga kali yang diikutinya.
Dikutip kantor berita Antara dari AFP, dalam kejadian kecelakaan lalu-lintas atau laka lantas pada Minggu (11/2/2024) sekira pukul 23.00 waktu setempat atau Senin dini hari 03.00 WIB, Kelvin Kiptum, dan pelatihnya Gervais Hakizimana pergi berkendaraan mobil.
Mobil itu diisi tiga penumpang dan berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kendaraan sedang menuju Eldoret, sebuah kota di Kenya bagian barat saat kecelakaan terjadi.
"Ia kehilangan kendali dan berbelok ke luar jalan raya memasuki selokan di sisi kiri jalan. Mobil masuk selokan sekitar 60 meter sebelum menabrak pohon besar," jelas Peter Mulinge, kepala kepolisian Elgeyo Marakwet County di Kenya bagian barat.
Foto-foto yang beredar luas di media Kenya menunjukkan bangkai kendaraan yang hancur, kaca depan yang pecah, atap dan pintu yang tertekuk dan hampir robek.
Dua korban dinyatakan meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara, sedangkan satu penumpang lagi dibawa ke rumah sakit.
Mereka yang tiada adalah yang meninggal dunia adalah Kelvin Kiptum dan pelatihnya, Gervais Hakizimana. Satu lagi yang mengalami luka parah dan dibawa ke rumah sakit beridentitas Sharon Chepkurui Kosgei.
Eliud Kipchoge yang rekornya dipecahkan Kelvin Kiptum lewat finish lebih cepat 34 detik dari rekor dunia yang dicetaknya mengungkapkan kesedihannya.
Baca Juga: Intip Koleksi Mobil Mewah Lewis Hamilton: Memang Dari Dulu Dominan Ferrari?
Ia terguncang dan menyatakan Kelvin Kiptum atlet hebat yang sudah merengkuh pencapaian yang luar biasa.
Selamat jalan, Kelvin Kiptum.
Berita Terkait
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia
-
7 Sepatu Lari Maraton Murah Rasa Premium Sekelas Adidas Adizero Adios
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Half Maraton, Bantalan Empuk Setara Brand Dunia
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik untuk Lari Maraton yang Nyaman
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet
-
Rapor Merah Keselamatan Chery Tiggo 7 Pro Usai Hasil Buruk Uji Tabrak Global NCAP