Suara.com - Komeng menjadi pusat perhatian lantaran perolehan suara pada pemilihan Anggota DPD RI Provinsi Jawa Barat terus mengalami kenaikan. Bahkan ia mampu menggeser nama besar lainnya, salah satunya Jihan Fahira.
Jauh sebelum maju menjadi caleg, pria bernama lengkap Alfiansyah Bustami ini kerap memberikan ide tak terduga. Salah satunya ketika ia memberikan saran ke pemerintah untuk petani agar menggunakan spion.
Dalam sebuah unggahan akun TikTok @studio_pertama yang merupakan repost dari Youtube Deddy Corbuzier, ia membagikan ide brilian kepada petani.
Awalnya ia bercerita tentang asal mula kata "Nandur" yang sering dilakukan petani ketika menanam padi.
"Nanam padi itu namanya nandur. Ya kan. Kenapa disebut nandur?" tanya Komeng kepada penonton.
"Nanamnya sambil mundur. Itulah nandur," jawab calon DPD Jawa Barat ini.
Ia memberikan saran kepada pemerintah agar semua petani diberi kaca spion untuk mempercepat, tak hanya dikasih pupuk dan bibit saja.
"Pemerintah hanya bisa menyebdiakan bibit dan pupuk. Sebenarnya itu tidak mempercepat. Kalau mempercepat (seharusnya) dia juga memberikan Kaca Spion," celoteh Komeng.
Menurut Komeng, kaca spion bisa cukup bermanfaat untuk petani saat nandur padi karena bisa melihat kondisi di belakang sehingga lebih cepat dalam bekerja.
Baca Juga: Debat Komeng dan Jarwo Kwat Kembali Viral: Gak Kebayang Pas Tugas di DPD
Hal ini pun ditanggapi komika Uus karena spion memang bisa mempercepat kerja petani.
"Betul-betul. Takutnya nabrak. Makanya lambat kerjanya (kalau tak pakai spion)," beber Uus.
Komeng pun juga membenarkan jawaban Uus tersebut.
"Makanya dia lambat karena takut nyenggol Bu Tani. Pemerintah itu hal kecil lho, tapi tidak memperhatikan itu. Maaf ya pak Menteri Pertanian. Maaf ya," pungkas Komeng.
Ide tak terduga ini pun disambut canda tawa penonton. Kira-kira, ide apalagi yang bisa disampaikan Komeng andai jadi anggota DPD kelak?
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Maxdecal Foodie Sasar UMKM Kuliner Indonesia Timur Bareng Pasutri Touring
-
5 Rekomendasi Unicycle Murah untuk Berangkat Kerja, Jarak Tempuh Mulai 20 Km
-
Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru
-
5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR
-
Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Siap - Siap Bayar Pajak Mulai Mei 2026
-
Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara
-
Bolehkan Polisi Razia di Jalan Kampung? Cek Aturan dan Syarat Sahnya di Sini!
-
BBM B50 untuk Kendaraan Apa? Ini 5 Mobil Diesel yang Kompatibel