Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta mencatat sepanjang 2021 ada 830 korban kecelakaan sepanjang tahun tersebut. Korban tersebut paling banyak terjadi pada sepeda motor sebanyak 573 korban.
Kemudian 146 korban kecelakaan truk, 22 orang korban kecelakaan mobil bak terbuka (pick up), 82 kecelakaan minibus dan lainnya.
Dikutip dari kantor berita Antara, tingginya kecelakaan lalu-lintas di sektor kendaraan roda dua antara lain diminimalkan lewat edukasi dan pembagian helm.
Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara mengedukasi pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Yos Sudarso untuk meningkatkan kesadaran mengenai aturan dalam berlalu-lintas.
“Kami turun ke jalan dengan menjalankan kegiatan mandiri kewilayahan guna mengingatkan pengendara betapa pentingnya mematuhi aturan lalu lintas di jalan raya,” jelas Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kompol Edy Purwanto di Polres Metro Jakarta Utara.
Ia mengatakan, operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.
Pasalnya, dengan adanya kesadaran dan kepatuhan akan berdampak mengurangi angka kecelakaan serta pelanggaran.
"Hal ini bertujuan untuk keselamatan kita bersama,” tukas Kompol Edy Purwanto.
Kasat Lantas Polda Metro Jakarta Utara bersama personel turun ke jalan membagikan brosur sekaligus memberikan penyuluhan kepada pengendara yang menunggu di bawah lampu lalu-lintas.
Baca Juga: Kick-Off 15th SATU Indonesia Awards: Kontribusi Astra Tingkatkan Kualitas Masyarakat
“Ada sekitar 100 brosur yang kami bagikan kepada pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas,” lanjut Kompol Edy Purwanto.
Juga dilakukan pembagian 25 helm gratis kepada pengendara motor yang kedapatan tidak mengenakan helm saat berkendara.
“Kami harap hal ini dapat menyadarkan mereka untuk mentaati peraturan lalu lintas,” lanjut Kompol Edy Purwanto.
“Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap mematuhi tata tertib berlalu-lintas sehingga tercipta kamseltibcar lantas,” pungkasnya, dengan kamseltibcar lantas akronim dari Keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
Berita Terkait
-
Surplus Dagang RI Pada Januari 2026 Makin Ciut, Terendah Sejak 2021
-
BPS: 33 Provinsi Inflasi, Tekanan Terbesar dari Ayam dan Cabai
-
Bank Mandiri Salurkan Lebih dari 7,45 Juta Bansos pada 2025 untuk Akselerasi Ekonomi Kerakyatan
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
-
Fakta Baru Terungkap! Satu Keluarga di Warakas Tewas Diracun Anak Sendiri, Ini Motifnya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
6 Alasan Toyota Voxy 2022 Bekas Makin Laris di 2026, MPV Kelas Atas Harga Merakyat
-
Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Februari 2026 BYD, Pendatang Baru Mulai Curi Perhatian
-
Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang
-
Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
-
Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama
-
Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru
-
Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?