Suara.com - Olah raga motorsport identik sebagai milik kaum lelaki semata? Tidak juga, buktikan sederet kejuaraan digelar oleh badan balap internasional roda empat, yaitu FIA mau pun roda dua atau FIM.
Beberapa buktinya, di pentas balap Formula 1 atau F1, sederet pembalap putri diterima masuk ke F1 academy atau pendidikan balap berjenjang di pentas jet darat, bisa dialokasikan sebagai pembalap tester, riset dan pengembangan, pembalap cadangan, dan pembalap inti.
Senada di laga balap off-road ekstrem kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV), di mana format timnya harus ada lelaki perempuan dengan kedudukan sebagai driver atau co-driver. Seluruhnya harus memiliki komposisi putra-putri atau putri-putra, tidak boleh keduanya lelaki, atau langsung diskualifikasi bila melanggar aturan ini.
Kemudian di sektor roda dua, kalender FIM Women's Circuit Racing World Championship (WorldWCR) telah digulirkan. Para jagoan perempuan rider bakal bertarung dalam gelaran bersama seri World Superbike atau WSBK alias WorldSBK.
Dalam rangka Hari Perempuan Internasional 2024, FIM Women in Motorcycling Commission hadir untuk menunjukkan pada dunia eksistensi mereka sebagai rider dunia, sementara para rekan pembalap yang lelaki memberikan dukungan kepada mereka.
Dikutip dari rilis resmi WorldSBK Press Office, disebutkan bahwa di tengah persiapan tes gabungan pertama WorldWCR pada 16-17 Mei di Cremona (Italia), dan menjelang pembuka musim di Misano pada bulan berikutnya, para kontestan WorldWCR secara aktif berpartisipasi dalam kampanye media sosial yang diprakarsai oleh FIM.
Melalui kampanye ini, mereka menggarisbawahi komitmen dalam menginspirasi inklusi, menyoroti keberagaman dan memberdayakan partisipasi perempuan dalam dunia olah raga motor.
Balap sirkuit roda dua putri dari FIM yang dikenal sebagai FIM WorldWCR akan dimulai 24 pembalap yang turut berkompetisi, dengan perwakilan dari 18 negara berbeda.
Spanyol menjadi negara yang paling banyak diwakili, yaitu oleh lima pembalap, disusul Prancis dan Afrika Selatan dengan dua rider.
Negara-negara seperti Taiwan, Kolombia, Meksiko, Norwegia, Chili, Ukraina, dan Israel memiliki jumlah wakil sama seperti Australia, Amerika Serikat, Jerman, Ceko, Britania Raya, Austria, Jepang, dan Italia, dengan satu rider.
Beberapa pembalap WorldWCR 2024 bukan sosok asing, karena sudah malang-melintang berada di paddock sebelumnya, serta mengantongi sederet keberhasilan.
Daftar entry dipimpin Juara WorldSSP300 2018 Ana Carrasco (Tim Evan Bros Racing Yamaha), di mana pemain berusia 26 tahun ini sebelumnya berkiprah di Moto3™ dan tahun ini terjun di WorldWCR.
Beatriz Neila (Pata Prometeon Yamaha) sebelumnya balapan di WorldSSP300 dan sudah mengukir namanya di kejuaraan Wanita seru Eropa, menang empat kali berturut-turut sejak 2020.
Selain muka lama, muka baru juga turut meramaikan. WorldWCR akan digunakan oleh beberapa rider untuk memulai karir mereka. Seperti Mallory Dobbs dan Alyssia Whitmore keduanya akan membalap untuk Motor Sekhmet Racing Team di Amerika Serikat dan Britania Raya.
Mia Rusthen (Rusthen Racing) berasal dari kejuaraan balap perempuan di Eropa dan menempati posisi sepuluh besar di klasemen, begitu pula Lena Kemmer (Bertl K. Racing Team) yang sukses di Piala Junior Austria.
Luna Hirano (Team Luna) telah menghabiskan beberapa musim di negara asalnya Jepang bersama Yamaha R6, sementara Lucy Michel (TSL-Racing) telah membalap dan disegani di kejuaraan IDM Supersport 300.
Pembalap Ceko Adela Ourednickova (DafitMotoracing) mengikuti jalur yang sama dari kejuaraan Jerman seperti Lucy Michel.
Iryna Nadieieva (MPS.RT) berlaga di Piala R6 Spanyol musim lalu, sedangkan Ornella Ongaro (Team Flembbo PL Performances) mengikuti Piala Honda CBR500 2023 dan meraih satu kemenangan. Dia juga mendapat wildcard di GP Prancis 2009 di Kejuaraan Dunia 125cc.
Tayla Relph (TAYCO Motorsport) dari Australia memiliki pengalaman Australian Supersport 300, sementara Chun Mei Liu (WT Racing Team Taiwan) telah memenangkan dua kejuaraan di negara asalnya Taiwan pada 2021 dan 2022.
Berita Terkait
-
Harga Emas Naik Drastis Hari Ini, Kompak Meroket di Pegadaian
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
5 Smart TV 24 Inci 4K Murah, Visual Jernih untuk Nonton Maupun Monitor PC
-
Harga Emas Anjlok Tajam: Galeri 24 dan UBS Turun Berturut-turut, Saatnya Serok?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026