Suara.com - Lebaran identik dengan mudik dan momen berkumpul bersama keluarga. Tahun ini, diperkirakan jutaan kendaraan akan memadati jalanan untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Lebaran 2024 bertepatan dengan musim hujan. Bagi pemudik yanghendak membawa kendaraan pribadi khususnya mobil, ada bahaya mengintai yang harus diwaspadai yakni aquaplaning.
Lalu Apa itu Aquaplaning?
Dilansir dari berbagai sumber, Aquaplaning terjadi saat ban mobil kehilangan kontak dengan permukaan jalan karena tergenang air. Hal ini bisa terjadi saat hujan deras, di genangan air, atau di jalan yang basah.
Saat aquaplaning, mobil akan terasa melayang dan sulit dikendalikan. Hal ini bisa berakibat fatal, terutama saat melaju dengan kecepatan tinggi.
Ciri-ciri Aquaplaning:
- Mobil terasa melayang dan tidak stabil.
- Kemudi terasa ringan dan sulit dikendalikan.
- Ban mobil terasa selip dan kehilangan cengkeraman.
- Rem terasa tidak berfungsi dengan baik.
Tips Mencegah Aquaplaning:
- Kurangi Kecepatan: Semakin tinggi kecepatan, semakin besar risiko aquaplaning. Kurangi kecepatan saat hujan deras atau di jalan yang basah.
- Jaga Jarak Aman: Berikan jarak aman dengan kendaraan di depan untuk memberi waktu bereaksi jika terjadi aquaplaning.
- Gunakan Ban yang Baik: Pastikan ban mobil Anda dalam kondisi baik dan memiliki alur yang cukup.
- Hindari Genangan Air: Jika memungkinkan, hindari genangan air di jalan.
- Perhatikan Tekanan Ban: Pastikan tekanan ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
- Jangan Mengerem Mendadak: Jika aquaplaning terjadi, jangan panik dan hindari mengerem mendadak. Lepaskan pedal gas dan biarkan mobil melambat secara perlahan.
Tips Mengatasi Aquaplaning:
- Tetap Tenang: Hal terpenting adalah tetap tenang dan tidak panik.
- Lepaskan Pedal Gas: Jangan menginjak rem atau gas secara mendadak. Lepaskan pedal gas dan biarkan mobil melambat secara perlahan.
- Pegang Kemudi dengan Tetap: Pegang kemudi dengan erat dan luruskan arah mobil.
- Hindari Manuver Mendadak: Hindari gerakan mendadak seperti berbelok atau berpindah jalur.
- Rem dengan Perlahan: Jika perlu, lakukan pengereman dengan perlahan dan hati-hati.
Baca Juga: 4 Poin Pertimbangan Bekal Makanan Mudik Lebaran Naik Mobil, Pantang Dikonsumsi Dalam Kondisi Begini
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Mitsubishi Indonesia Persiapkan Produksi Lokal Mobil Hybrid di Awal Tahun Ini
-
Lebih dari 5000 Unit Mobil Listrik Geely EX2 Siap Penuhi Jalanan Indonesia
-
Strategi Maxxis Perkuat Pangsa Pasar Luar Jawa Lewat Pendekatan Komunitas
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
5 Mobil Murah dengan Fitur Keyless: Ringan di Kantong dan Anti-Dicolong
-
Heboh Pencurian Model Baru, Kenali Fungsi ID Tag Motor Keyless
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Investigasi Kecelakaan Mobil Listrik Temukan Fakta Pintu Gagal Terbuka Saat Darurat