Suara.com - Perusahaan mobil listrik asal China, Build your Dreams (BYD) dilaporkan mampu menghasilkan rata-rata laba bersih sekitar 9.000 yuan (US$ 1.250) atau setara Rp 19,9 juta untuk setiap unit mobil yang terjual.
Catatan ini menempatkan BYD jauh mengungguli perusahaan mobil listrik lainnya termasuk, Tesla.
Sepanjang 2023, BYD menjual 2.706.075 mobil di China. Sementara Tesla berada di urutan kedua dengan penjualan 603.664 unit.
Natasha Rizky Curhat Sempat Panik saat Pinjam Mobil Listrik Desta, Ada Apa?
Meskipun keuntungan per mobil BYD relatif rendah pada 2023, BYD telah meningkatkan laba bersihnya secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Melansir Carnewschina, Kamis (11/4/2024), BYD memang menghasilkan keuntungan yang lebih rendah dari tahun sebelumnya. Namun strategi ini berhasil membawa BYD ke posisi puncak dalam hal volume penjualan.
Sejak awal tahun ini, BYD telah memulai strategi baru dengan menurunkan harga jual produk mereka.
Catat Jadwal One Way Arus Balik Lebaran, Jangan Sampai Terjebak Macet
Penjualan untuk bulan Maret merupakan salah satu angka penjualan bulanan tertinggi kedua yang pernah dicapai oleh BYD, menunjukkan bahwa strategi harga ini mungkin membawa hasil yang lebih positif bagi perusahaan.
Baca Juga: Jalin Kerjasama, Mobil Listrik Neta V Beroperasi Sebagai Taksi Bandara
Strategi ini memperlihatkan BYD lebih fokus pada mendapatkan pangsa pasar daripada mengoptimalkan keuntungan. Praktik semacam ini memang umum di antara bisnis di China.
Strategi memangkas harga jual untuk mendominasi pasar menjadi hal yang lazim dilakukan.
Strategi semacam ini sebenarnya tidak hanya dilakukan BYD. Sejak tahun lalu memang terjadi diskon besar-besaran dari berbagai merek otomotif di negara tersebut.
Industri otomotif China sudah lama memiliki terlalu banyak produsen dan merek, dengan tingkat pemanfaatan pabrik rata-rata hanya sekitar 59%. Persentase ini jauh dari kisaran yang dianggap sehat, yaitu 70%-80%.
Berita Terkait
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Nissan Bubuhkan Panel Surya di Bodi Mobil Listrik, Jarak Tempuh Nambah Berapa KM?
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
Sempat Laris, Mobil Listrik Xiaomi SU7 Ultra Kini Hilang Pamor, Publik Tak Lagi FOMO?
-
5 Jenis Pelat Nomor Kendaraan Listrik, Apa Bedanya Lis Biru pada Pelat Putih dan Hijau?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?