- Xiaomi SU7 Ultra, diluncurkan 27 Februari 2025, awalnya didorong FOMO namun penjualan anjlok drastis sejak September.
- Penurunan penjualan SU7 Ultra dipicu kontroversi seperti iklan palsu, masalah teknis, dan kebijakan uang muka memberatkan.
- Meskipun SU7 Ultra meredup, penjualan total Xiaomi Auto 2025 meningkat signifikan berkat model mainstream keluarga.
Suara.com - Fenomena FOMO (Fear of Missing Out) sering jadi pendorong tren konsumsi, termasuk smartphone, tapi lain halnya di dunia otomotif.
FOMO membuat orang merasa harus ikut membeli atau mencoba sesuatu hanya karena sedang ramai dibicarakan.
Dalam konteks mobil listrik, efek ini jelas terlihat saat Xiaomi SU7 Ultra pertama kali diluncurkan.
Mobil listrik berperforma tinggi ini sempat jadi buah bibir, bahkan muncul di game populer Gran Turismo, sehingga banyak konsumen berbondong-bondong melakukan pemesanan.
Namun, hype ternyata tidak selalu bertahan lama. Data penjualan, seperti Suara.com rangkum dari Car News China, menunjukkan tren yang drastis.
Pada Maret 2025, SU7 Ultra mencatat penjualan 3.101 unit, dan sepanjang Maret hingga Agustus angka penjualan konsisten di kisaran 2.000–3.000 unit per bulan.
Sayangnya, sejak September grafiknya menukik tajam: hanya 488 unit, lalu turun ke 130 unit di Oktober, 80 unit di November, dan akhirnya tinggal 45 unit di Desember.
Dari FOMO ke Realita
SU7 Ultra diluncurkan pada 27 Februari 2025 dengan harga 529.900 yuan (sekitar Rp1,2 miliar). Mobil ini punya spesifikasi yang luar biasa: sistem triple-motor dengan tenaga maksimal 1.548 hp, akselerasi 0–100 km/jam hanya 1,98 detik, dan kecepatan puncak 350 km/jam.
Baca Juga: Suzuki Siapkan Kejutan di IIMS 2026, Luncurkan Mobil Listrik Murni Pertama di Indonesia
Angka-angka ini membuatnya sempat jadi simbol "mobil listrik paling buas" di pasar.
Namun, seiring waktu, publik mulai melihat sisi lain. Beberapa kontroversi muncul, mulai dari tuduhan false advertising, kebijakan pembayaran di muka yang memberatkan konsumen, hingga masalah teknis seperti pintu gagal terbuka setelah kecelakaan.
Faktor-faktor ini membuat konsumen lebih berhati-hati, dan efek FOMO pun memudar.
Penjualan yang Kontras
Meski SU7 Ultra merosot, Xiaomi Auto secara keseluruhan justru mencatat pertumbuhan besar. Pada Desember 2025, model Xiaomi SU7 terjual 11.123 unit, sementara Xiaomi YU7 bahkan menembus 39.000 unit.
Secara total, Xiaomi Auto berhasil menjual 411.837 unit sepanjang 2025, naik 200,9% year-on-year, dan masuk jajaran top 10 produsen kendaraan energi baru di China.
Berita Terkait
-
Suzuki Siapkan Kejutan di IIMS 2026, Luncurkan Mobil Listrik Murni Pertama di Indonesia
-
Berakhirnya Insentif Mobil Listrik Dorong Pabrikan Segera Lakukan Produksi Dalam Negeri
-
Harga Beda Tipis, Mending BYD Atto 1 Baru atau Hyundai Ioniq 2019 Bekas?
-
Toyota Urban Cruiser vs BYD Sealion 7 Performance: Harga Mirip, Mana yang Bisa Jalan Lebih Jauh?
-
Diam-Diam Harga Chery J6T Sudah Naik Rp 20 Juta Setelah Insentif Mobil Listrik Berakhir
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Bagaimana Cara Menghindari Pajak Progresif Setelah Menjual Kendaraan?
-
Asosiasi Desak Pemerintah Gunakan Motor Listrik untuk Kendaraan Dinas Demi Keberlanjutan Industri
-
Ofero Indonesia Targetkan Ekspansi ke Sejumlah Negara Baru pada Tahun 2026
-
Strategi Baru Kia Hadapi Dinamika Pasar Otomotif Tanah Air di IIMS 2026
-
Suzuki Siapkan Kejutan di IIMS 2026, Luncurkan Mobil Listrik Murni Pertama di Indonesia
-
4 Pilihan Motor Bekas Fungsional dengan Colokan HP, Solusi Gadget Sering Low-Batt Pas Buat Ojol
-
Mobil Toyota Mana yang Paling Tahan Banting dan Murah Perawatannya untuk Pemula?
-
Terpopuler: 5 Mobil Sedan Toyota Bekas Terbaik Rp30 Jutaan, Cara Cek Pajak Kendaraan
-
Berakhirnya Insentif Mobil Listrik Dorong Pabrikan Segera Lakukan Produksi Dalam Negeri
-
Kapan Waktunya Ganti Karet Wiper? Ini Pertanda Waktunya Cari Baru