Suara.com - Korps Lalu Lintas atau Korlantas Polri pada Senin (27/5/2024) meresmikan SIM C1 untuk para pengendara motor gede alias moge bermesin 250 cc - 500 cc.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan, dalam peluncuran SIM C1 di Jakarta, mengatakan SIM baru untuk pengendara roda dua itu berlaku serempak di seluruh Indonesia mulai Senin.
"Dengan ini, SIM C1 sudah mulai diberlakukan di seluruh Satpas di seluruh Indonesia," tegas Aan di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta.
Berikut adalah beberapa fakta SIM C1 yang perlu diketahui para pengendara moge:
Hanya untuk motor 250 cc - 500 cc
Fakta pertama, seperti yang sudah disebutkan di atas, SIM C1 wajib untuk pengendara motor dengan kapasitas mesin 250 cc sampai 500 cc. Adapun SIM C biasa berlaku untuk pengguna motor dengan mesin di bawah 250 cc.
Punya SIM C
Kakorlantas menegaskan untuk membuat SIM C1, pengendara motor harus lebih dulu memiliki SIM C biasa. Tidak hanya itu, pemohon juga harus sudah memegang SIM C biasa selama minimal satu tahun sebelum membuat SIM C1.
Ujian Ulang
Baca Juga: Mulai Tahun Depan, Ariel Noah Cs Bisa Ditilang Jika Naik Moge Harley Davidson Cuma Bawa SIM C
Syarat kedua yang perlu diketahui adalah, pemohon harus mengikuti ujian SIM untuk bisa memiliki SIM C1. Ujian ini, demikian kata Aan, akan mirip dengan ujian SIM C biasa. Bedanya terletak pada ujian praktik, karena pemohon harus menjalani ujian menggunakan motor gede dan dengan trek berbeda.
Toleransi 1 tahun
Pada kesempatan yang sama, Jenderal Aan mengatakan pihaknya memberikan masa toleransi 1 tahun untuk pengendara moge untuk mengurus SIM C1. Dengan kata lain, pengendara moge saat ini masih boleh menggunakan SIM C biasa sampai setahun ke depan.
SIM C2 tahun depan
Aan juga mengungkapkan bahwa SIM C2, untuk pengendara motor 500 cc ke atas, akan diberlakukan mulai tahun depan. Sayang ia belum merinci waktu peluncuran serta syarat apa saja yang harus dipenuhi untuk memiliki SIM C2.
Demikianlah fakta-fakta tentang SIM C1 yang diluncurkan pekan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif
-
Siasati Kenaikan Pertamax, 5 Motor Tangguh yang Iritnya Di Luar Nalar Manusia untuk Harian
-
Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Kejar Kemenangan di Moto3 Portugal