Suara.com - Kriminalitas di jalan bagaikan hantu yang mengintai, siap menerkam kapan saja. Ketidaknyamanan dan rasa cemas pun menghantui para pengendara baik pemobil ataupun pemotor. Namun, jangan biarkan rasa takut menghambat mobilitas Anda.
Dengan pengetahuan dan persiapan yang matang, pengendara dapat menjelajahi jalanan dengan penuh kewaspadaan. Berikut panduan lengkap untuk mencegah dan menghadapi kriminalitas di jalan dilansir dari Suzuki Indonesia.
1. Defensive Driving: Kunci Keselamatan di Jalan
Defensive driving bukan sekadar teknik mengemudi, tapi filosofi berkendara yang mengutamakan keselamatan. Fokus utama adalah:
- Kesadaran: Pahami kemampuan diri dan patuhi aturan lalu lintas.
- Kewaspadaan: Perhatikan situasi sekitar dan prediksi perilaku pengendara lain.
- Antisipasi: Siap menghadapi berbagai kemungkinan buruk di jalan.
- Sikap dan Perilaku: Berkendara dengan sopan dan hindari provokasi.
2. Jauhkan Smartphone Saat Berkendara
Hindari distraksi seperti bermain smartphone saat mengemudi. Fokuslah pada jalanan untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan memudahkan pengndara dalam mengantisipasi situasi yang mencurigakan.
3. Buka Mobil Hanya Saat Dekat
Pencuri mengincar momen lengah para pengendara. Hindari membuka mobil dengan remote dari jarak jauh. Gunakan kunci manual saat mobil masih jauh untuk mencegah pencurian.
4. Amankan Barang Berharga
Baca Juga: Kasus Rental Mobil Berujung Maut, Sukolilo Dicap Kampung Maling oleh Netizen
Jangan tinggalkan barang berharga di dalam mobil, sekilas pun. Bawalah selalu barang berharga bersama Anda untuk menghindari pencurian.
5. Pilih Rute Cerdas, Hindari Jalan Sepi
Carilah rute ramai dan terang. Ketahui lokasi kantor polisi terdekat. Pastikan baterai ponsel terisi penuh dan simpan nomor penting seperti derek 24 jam dan pengaduan polisi.
6. Waspada Berhenti Sembarang Tempat
Menepi di tempat sepi meningkatkan risiko kriminalitas. Carilah area ramai saat ada keperluan mendesak.
7. Pertahanan Diri: Melawan Saat Terancam
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
5 Mobil Bekas Sedan di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Aman untuk Mudik Jarak Jauh
-
BN 125 Dirilis, Sensasi Motor Italia Sekaliber Vixion Berapa Harganya?
-
Keren Mana Honda Jazz RS 2013 atau Toyota Yaris TRD 2015 untuk Mahasiswa? Ini 4 Poin Pentingnya
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia