Suara.com - Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memanfaatkan layanan kredit pemilikan kendaraan, termasuk di antaranya perencanaan alokasi anggaran untuk angsuran bulanan.
Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Toyota Astra Financial Services (TAF) Budi Setiawan mengemukakan pentingnya perencanaan anggaran untuk memastikan angsuran bulanan biaya kepemilikan kendaraan dapat dibayar tepat waktu.
Dalam acara bertajuk "Kupas Tuntas Miliki Kendaraan Aman dan Nyaman di GIIAS 2024" di Tangerang, Banten, Kamis (25/7), dia menyampaikan bahwa pengguna layanan kredit pemilikan kendaraan sebaiknya menghindari keterlambatan pembayaran angsuran.
"Yang harus dilakukan konsumen, kita harus buat anggaran bulanannya, pastikan setiap bulan angsuran itu harus bicara terbanyak, karena kalau kita bisa membayar angsuran tepat waktu, itu tentu akan meningkatkan score value," katanya.
Budi mengatakan bahwa nilai skor konsumen penting untuk membangun reputasi dan meningkatkan kepercayaan perusahaan jasa keuangan terhadap konsumen, yang pada gilirannya akan memudahkan konsumen memperoleh kredit lain pada masa mendatang.
Budi menyampaikan bahwa konsumen yang mengajukan kredit pemilikan kendaraan sebaiknya mengikuti program asuransi jiwa dan asuransi kendaraan.
Menurut dia, program asuransi akan bermanfaat ketika mobil mengalami kecelakaan dan konsumen yang sedang dalam masa kredit meninggal dunia.
"Ada baiknya dari awal kita mempertimbangkan asuransi kendaraan supaya biaya-biaya enggak terduga akhirnya akan di-cover oleh asuransi, sehingga biaya cicilan kita tetap bisa lancar, termasuk juga asuransi jiwa," kata Budi.
Ia menyampaikan bahwa program asuransi kendaraan dan asuransi jiwa juga diperlukan untuk membantu masalah keuangan yang timbul akibat keterlambatan pembayaran atau beban utang.
Baca Juga: Ford dan GM Balik Arah dar EV, Fokus ke Mobil Bermesin Bakar?
Budi juga mengatakan bahwa konsumen yang hendak menggunakan layanan kredit pemilikan kendaraan bisa memanfaatkan program-program promosi yang ditawarkan di ajang pameran otomotif seperti GIIAS.
Dengan program-program promosi perusahaan di ajang pameran otomotif, konsumen bisa mendapat potongan harga kendaraan dan biaya cicilan ringan.
"Promo-promo ini bisa dimanfaatkan. Jadi, kalau mau beli kendaraan pada saat promo pasti dapatnya maksimal, sudah harganya murah, dapat promo asuransi dan promo lain-lain," kata Budi.
Selama GIIAS 2024, yang berlangsung dari 18 sampai 28 Juli, TAF menawarkan promosi kredit dengan bunga 0,67 persen, bebas biaya administrasi, serta tenor sampai enam tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?