Suara.com - Wuling BinguoEV menjadi yang terlaris, dengan menyumbang 30 persen dari total Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) di GIIAS 2024.
Kemudian, posisi kedua diduduki Air ev yang menyumbang 26 persen SPK, disusul CloudEV sebanyak 23 persen.
Sementara itu dari total 1.610 penjajal di area test drive, CloudEV telah dijajal oleh 687 pengunjung, kemudian BinguoEV sebanyak 399 pengunjung dan dilanjutkan oleh Air ev sebanyak 304 pengunjung.
Pada GIIAS 2024 Wuling menempati lokasi stan 8B, hall 8, ICE BSD City dengan area seluas 1.326 meter persegi. Di stan tersebut turut dipamerkan total 15 unit mobil Wuling mulai dari Wuling EV ABC Stories hingga ICE (internal combustion engine) seperti Alvez, New Confero S, dan New Cortez.
Wuling juga memamerkan kendaraan hybrid-nya yakni New Almaz RS Hybrid, dan light commercial vehicle (LCV) yang digunakan untuk usaha yakni Formo x Kopi Nako.
“Selaras dengan tema ulang tahun Wuling 7th Anniversary: Melangkah Bersama Indonesia, Wuling pun terus berkomitmen untuk berinovasi dalam layanan dan produk untuk bersama-sama konsumen Indonesia menuju kehidupan yang lebih baik sesuai dengan semangat ‘Drive For A Better Life’,” kata Ricky, Manajer Senior Strategi Pemasaran Wuling Motors Ricky Christian, Senin 29 Juli 2024.
Wuling Motors (Wuling) berhasil mengantongi sebanyak 2.302 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 yang diselenggarakan di ICE BSD City, Tangerang, Banten, mulai 18 hingga 28 Juli 2024.
“Pencapaian Wuling dalam partisipasi GIIAS 2024 bertumbuh positif dibandingkan tahun sebelumnya. Kami mengapresiasi antusiasme para pengunjung yang luar biasa terhadap Wuling dan lini produk yang dihadirkan. Ini merupakan bukti nyata dari kepercayaan konsumen terhadap kualitas dan inovasi yang Wuling hadirkan hingga memasuki usia ke 7 tahun di Indonesia,” ujar Manajer Senior Strategi Pemasaran Wuling Motors Ricky Christian.
Jajaran lini produk mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) produsen kendaraan asal Tiongkok itu, yakni Wuling EV ABC Stories, yang terdiri atas Air ev, BinguoEV, dan CloudEV menjadi penyumbang paling dominan baik untuk SPK maupun test drive, yang mencapai total 1.610 penjajal di ajang tersebut.
Baca Juga: Mitsubishi Gabung Aliansi Honda - Nissan, Industri Otomotif Jepang Terbelah Dua Hadapi China
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci
-
Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL
-
Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun