Suara.com - PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) telah meluncurkan rangkaian produk Mobil Super All-in-One Protection yang merupakan oli mesin full synthetic dari Mobil1 untuk kendaraan harian.
Oli mesin Mobil Super All-in-One Protection dilengkapi dengan teknologi Heat Activated Anti-Wear Molecule yang memberikan perlindungan terhadap keausan pada temperatur tinggi, sekaligus menjaga mesin tetap bersih.
Pada era modern ini, mesin kendaraan roda empat dituntut untuk beroperasi lebih lama dan lebih cepat, hal tersebut berpotensi membuat mesin menjadi lebih cepat panas dan meningkatkan stress pada mesin.
Untuk mengatasi hal itu, oli mesin terbaru dari Mobil1 ini dilengkapi dengan teknologi Heat Activated Anti-Wear Molecule yang dihasilkan oleh panas mesin.
Rommy Averdy Saat, Market Development General Manager PT EMLI mengatakan, pihaknya selalu berupaya untuk mendengarkan konsumen dan melihat perkembangan pasar pelumas serta teknologi baru di industri otomotif.
"Kami menghadirkan Mobil Super All-in-One Protection untuk mendukung dan memberikan kepercayaan diri bagi pengendara dalam melakukan perjalanan harian. Oli mesin fully synthetic ini diformulasikan untuk melindungi mesin di segala kondisi berkendara," ujar Rommy, Rabu (31/7/2024).
Mobil Super All-in-One Protection hadir dengan tiga jenis kekentalan yaitu 0W-20, 5W-30, dan 5W-40 dengan standar spesifikasi pelumas tertinggi API SP.
Secara khusus, varian 0W-20 direkomendasikan untuk mesin Eropa, Amerika, dan Asia berbahan bakar bensin, terutama jenis kendaraan SUV, MPV, dan hybrid.
Kemudian oli dengan kekentalan 5W-30 cocok untuk mesin bensin dan diesel dari wilayah-wilayah tersebut dan juga direkomendasikan untuk SUV, MPV, dan hybrid.
Baca Juga: Toyota All In ke Hybrid di Tahun 2030?
Sementara itu, viskositas 5W-40 ideal untuk mesin bensin dan diesel dari pabrikan Eropa, Jepang, dan Korea, direkomendasikan untuk mobil penumpang, SUV, truk ringan, dan minibus.
"Oli mesin ini juga dirancang untuk memperpanjang usia mesin dan menghemat konsumsi BBM hingga 60 liter per tahun," tutup Rommy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta
-
Gejala Kerusakan Shockbreaker Mobil Apa Saja? Simak Tanda Penting Berikut
-
Bagaimana Cara Membedakan Onderdil Mitsubishi yang Asli dan Palsu?