2. Bahan Bakar Irit
Selain dari daya maksimum mesin yang lebih besar dari generasi terbaru, Vario 125 KZR juga memiliki tingkat konsumsi bahan bakar yang hemat hingga mencapai 55.7 km per liter. Sedangkan pada Vario 125 terbaru K2V yang rilis pada tahun 2024 hanya mencatatkan nilai konsumsi BBM sebesar 51,7 km.
Artinya Vario 125 terbaru menggunakan bahan bakar yang lebih boros, namun tenaga mesinnya malah berkurang. Padahal generasi terbaru telah menggunakan fitur Idling Stop System (ISS). Dengan fitur ini, mesin motor akan mati secara otomatis jika didiamkan selama tiga detik.
Sehingga, tidak ada bahan bakar yang terbuang sia-sia ketika motor dalam keadaan diam atau idle. Mesin motor akan kembali hidup saat tuas gas diputar. Dan dengan tangki bahan bakar 5,5 liter maka sekali isi full tank bisa melaju lebih dari 200 km.
Namun hal tersebut dimungkinkan karena bobot kosong kedua motor yang berbeda. Vario 125 KZR memiliki berat sebesar 109 kg sedangkan Vario 125 K2V berbobot 111 kg, oleh sebab itu lebih ringannya Vario 125 KZR dari Vario 125 K2V bisa menjadi penyebab bahwa Vario 125 lawas ini irit bahan bakar.
3. Perawatan lebih mudah
Salah satu yang menjadi nilai lebih Vario 125 lawas adalah masalah perawatan motor. Untuk bagian perawatan, Vario 125 KZR masih sangat mudah untuk dicari sparepart-nya. Mulai dari komponen mesin, sasis (chassis), body part, injeksi, dan kelistrikan, masih diproduksi dengan jumlah yang terbatas.
4. Desain Sporty
Pada Vario 125 KZR memiliki tampilan desain yang sporty dan modern yang sangat kuat. Sehingga wajar saja jika Honda mempertahankan desain sporty tersebut hingga generasi sekarang. Dari sejak generasi pertama, motor ini memiliki desain yang menarik. Tampilannya terbilang sporty untuk skutik 125 cc.
Baca Juga: Ide Inovatif Berhadiah Jutaan Rupiah, Ikuti AHMBS 2024
Sebelum ada PCX 150, bodinya bisa dikatakan bongsor dibandingkan skutik lainnya. Garis bodinya juga tajam dengan desain lampu yang menarik. Sehingga membuat tampilannya tak hanya sporty, tapi juga terlihat mewah.
Dan yang penting, dimensinya cukup untuk semua kalangan, tidak terlalu besar dan bongsor seperti pada Honda PCX yang membuat para wanita yang bertubuh kecil jadi tidak nyaman. Dengan desain yang tidak kecil dan bongsor maka Vario 125 cocok digunakan oleh pria atau wanita.
5. Onderdil Mudah Ditemukan
Dalam hal onderdil, Vario 125 juga seperti Beat yang mudah untuk ditemukan. Baik itu secara online atau offline. Meski mudah ditemukan, tetap pastikan untuk membeli spare parts di tempat-tempat resmi Honda atau lokasi yang terpercaya. Hal tersebut dilakukan untuk bisa terhindar dari membeli onderdil abal-abal.
Jika membeli secara online, usahakan untuk order hanya di tempat yang sudah memiliki bintang bagus atau paling amannya adalah di official store. Pilih juga yang menawarkan garansi supaya jika ada masalah tertentu selama periode garansi bisa segera dapat ganti.
6. Nilai Jual Kembali Tinggi
Terakhir, Vario 125 terkenal merupakan salah satu motor tangguh dan irit di kelasnya, tidak mengherankan jika harga jual kembali yang tinggi. Dengan kata lain, motor Vario masih bisa menjadi salah satu investasi untuk jaga-jaga di kemudian hari jika memerlukan dana yang cepat. Dengan berbagai kualitasnya, motor Vario bekas juga sangat laku di pasaran.
Itulah beberapa alasan kenapa Vario 125 KZR atau Vario 125 lawas banyak diminati oleh masyarakat, terutama untuk performa mesin yang besar tetapi konsumsi bahan bakar yang irit.
Berita Terkait
-
Respons Luca Marini ke Honda: Motor Ini Selangkah Lebih Mundur
-
Suzuki Satria 2025 Ganti Baju, Lebih Sporty dengan Warna Baru!
-
Mitsubishi Gabung Aliansi Honda - Nissan, Industri Otomotif Jepang Terbelah Dua Hadapi China
-
Suzuki Siap Pasang Kamera Belakang di Motor, Urusan Blind Spot Jadi Mudah!
-
Timpangnya Harga Motor Jokowi dan Basuki Hadimuljono saat Touring di IKN: Ada yang Nunggak Pajak?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?