Suara.com - Astra Honda Racing Team (AHRT) kembali mencatatkan prestasi gemilang di ajang balap motor bergengsi Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024 seri Mandalika. Pada race kedua kelas Supersports 600, duo pembalap AHRT, M. Adenanta Putra dan Veda Ega Pratama, berhasil meraih podium pertama dan kedua pada balapan yang digelar Minggu (28/07/2024). Kemenangan ini semakin mengukuhkan dominasi AHRT di ajang balap Asia.
Kemenangan Adenanta dan Veda tidak lepas dari performa apik Honda CBR600RR. Motor sport touring supersport ini terbukti tangguh dan mampu bersaing ketat dengan motor-motor balap lainnya. Sejak awal balapan, kedua pembalap AHRT ini sudah menunjukkan kecepatan dan strategi balap yang matang.
Persaingan sengit terjadi hingga lap terakhir, namun akhirnya Adenanta berhasil keluar sebagai juara pertama, diikuti oleh Veda di posisi kedua.
“Alhamdullillah, akhirnya target saya untuk bisa meraih kemenangan dapat terwujud. Usaha keras saya dan team Astra Honda membuahkan hasil melalui pertarungan yang sangat ketat. Kemenangan ini saya persembahkan untuk team Astra Honda dan masyarakat Indonesia,” ujar Adenanta.
“Balapan yang sangat seru. Beberapa kali saya harus bertarung dengan ketat dan sempat terdesak ke belakang. Tapi saya mencoba untuk terus menekan. Pada akhirnya, saya berhasil finish pada posisi kedua. Terima kasih untuk team dan semua pihak yang telah mendukung saya. Saya bisa menutup pekan yang menyenangkan,” ujar Veda.
Prestasi gemilang ini tidak hanya diraih oleh Adenanta dan Veda. Pebalap AHRT lainnya seperti Fadillah Arbi Aditama dan Rheza Danica Ahrens juga menunjukkan performa yang cukup baik. Fadillah, yang tampil sebagai wild card, berhasil finis di posisi keempat, sedangkan Rheza finis di posisi kelima.
Kemenangan ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi AHRT dan industri balap motor Indonesia. Adenanta mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini dan berterima kasih kepada tim serta seluruh pendukungnya. Sementara itu, Veda mengaku puas dengan hasil yang diraihnya dan berharap dapat terus meningkatkan performanya di seri-seri berikutnya.
Dengan hasil yang luar biasa ini, AHRT semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu tim balap motor terkuat di Asia. Kemenangan ini juga membuktikan bahwa pembalap Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk bersaing di level internasional.
Baca Juga: Jokowi Sindir Rumitnya Perizinan MotoGP Mandalika, Bikin Duit Habis...
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif