Suara.com - Mengisi bahan bakar yang salah pada mobil bisa menjadi mimpi buruk bagi setiap pengemudi. Salah satu kesalahan yang paling umum adalah mengisi mobil bensin dengan solar.
Kesalahan ini bisa menyebabkan kerusakan serius pada mesin dan komponen lainnya. Berikut adalah langkah-langkah yang harus Anda lakukan jika mengalami kejadian ini, serta penjabaran dampaknya seperti yang telah Suara.com rangkum dari Mechanic Base.
Dampak Mengisi Solar pada Mobil Bensin
1. Kerusakan Mesin
Solar memiliki konsistensi yang lebih kental dibandingkan bensin dan tidak mudah terbakar. Ketika solar masuk ke dalam mesin bensin, bahan bakar ini tidak akan terbakar dengan baik, menyebabkan mesin mogok atau bahkan mati total.
2. Penyumbatan Sistem Bahan Bakar
Solar dapat menyumbat filter bahan bakar dan injektor, mengakibatkan aliran bahan bakar terhambat dan mesin tidak dapat berfungsi dengan optimal.
3. Kerusakan Komponen Vital
Komponen seperti pompa injeksi bahan bakar dan nozzle bisa mengalami kerusakan serius akibat gesekan berlebih yang disebabkan oleh solar.
Baca Juga: Diimpor dari Indonesia, Toyota Raize Malah Lebih Murah di Chili, Selisih Sampai 50 Jutaan
Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan
1. Matikan Mesin
Jika Anda menyadari kesalahan ini sebelum menghidupkan mesin, segera matikan mesin dan jangan mencoba untuk menghidupkannya. Ini akan mencegah solar masuk lebih jauh ke dalam sistem bahan bakar.
2. Hubungi Layanan Towing
Segera hubungi layanan towing untuk membawa mobil Anda ke bengkel terdekat. Jangan mencoba mengendarai mobil ke bengkel karena ini bisa memperparah kerusakan.
3. Kuras Tangki Bahan Bakar
Berita Terkait
-
Diimpor dari Indonesia, Toyota Raize Malah Lebih Murah di Chili, Selisih Sampai 50 Jutaan
-
Kejanggalan Mobil Milik Anggota DPR Termuda Annisa Mahesa, Data LHKPN Tak Sesuai dengan Faktanya?
-
BYD Dolphin dan Atto 3 Kena Recall Karena Potensi Kebakaran
-
Mitsubishi akan Luncurkan SUV Baru di Filipina: Pajero Versi 1500cc, Muat 7 Penumpang?
-
Harta Komeng Rp15,7 Miliar, Netizen Malah Ingat Kelakuan Anaknya yang Jual Mobil di Bawah Harga Pasaran
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
Terkini
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan