Suara.com - Baru-baru ini, Suzuki akhirnya melangkah ke dunia kendaraan listrik dengan memperkenalkan eVitara. Mobil ini akan diproduksi di India dan memiliki banyak kesamaan dengan Toyota bZ SUV yang juga akan diluncurkan. Meskipun demikian, Suzuki masih berhati-hati untuk melakukan investasi lebih lanjut di sektor kendaraan listrik karena industri yang terus berubah.
Menurut laporan dari Carscoops, awalnya, produsen mobil asal Jepang ini berjanji akan menginvestasikan $35 miliar untuk meluncurkan lima kendaraan listrik (EV) pada tahun 2030, namun hal ini mungkin tidak akan terjadi.
Dalam peluncuran eVitara, presiden perusahaan, Toshihiro Suzuki, mengakui penurunan permintaan EV dan peningkatan persaingan dari merek-merek asal China.
“Kami berada dalam situasi yang sangat sulit saat ini karena penjualan BEV melambat dan di sisi lain, EV yang terjangkau dan murah dari China mulai memasuki pasar. Jadi, ini adalah waktu yang sangat sulit untuk memperkenalkan BEV lebih lanjut,” ujarnya.
“Melihat situasi saat ini, insentif pemerintah untuk BEV mulai berkurang dan, dengan adanya EV China yang memiliki daya saing segmen yang sangat kuat, Anda harus memikirkan dengan hati-hati jenis BEV apa yang harus diperkenalkan ke pasar dan kapan waktu yang tepat.”
Suzuki telah menggoda dengan lima EV yang direncanakan pada awal 2023. Salah satunya termasuk versi elektrik dari Jimny dan varian BEV dari S-Cross dan Ignis.
Meskipun ide tentang Jimny listrik terdengar menarik, presiden Suzuki baru-baru ini meredam rencana tersebut, dengan menyatakan bahwa berat tambahan dari baterai “akan merusak bagian terbaik” dari off-roader berukuran kecil ini.
Jadi, apa EV berikutnya untuk Suzuki? Mungkin akan menjadi sesuatu yang lebih kecil dari eVitara, tetapi tanggal peluncurannya sangat tergantung pada seberapa baik penjualan eVitara dan tren pasar di masa depan.
Baca Juga: Neta Hentikan Produksi Mobil Listrik Akibat Penjualan Anjlok
Berita Terkait
-
Neta Hentikan Produksi Mobil Listrik Akibat Penjualan Anjlok
-
Suzuki Ertiga Bekas: Pilihan Keluarga Ideal, Harganya Mulai dari 100 Jutaan!
-
Toyota Alphard Ketar-ketir, MPV Mewah dari China Siap Menggoda Konsumen
-
Denny Cagur Terseret Promosi Judi Online, Ternyata Punya Mobil Impian yang Bikin Melongo
-
Koleksi Mobil Antik Uya Kuya Lenyap Seketika, Data di LHKPN Cuma Tinggal Segini
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
Pegang Uang Rp450 Juta di Jogja, Jangan Asal SPK SUV CRETA Alpha Sebelum Lihat Ganasnya Versi N Line
-
DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia
-
Wapres Gibran Rakabuming Gunakan Motor Listrik saat Lakukan Kunjungan di Tanah Papua
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Apa Bedanya eMotor Tyranno vs Tyranno X? Ini Detail Perbandingan Spesifikasi dan Harganya