Toyota Indonesia berkomitmen mengembangkan kendaraan elektrifikasi untuk mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emmision pada tahun 2060.
Dengan strategi multi-jalurnya, Toyota Indonesia menyediakan berbagai pilihan teknologi kendaraan seperti Battery Electric Vehicle (BEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), serta kendaraan dengan Internal Combustion Engine (ICE) yang rendah emisi.
Selain kendaraan elektrifikasi, Nandi mengatakan, Veloz dan Fortuner tercatat sebagai kendaraan produksi TMMIN yang menyumbangkan angka ekspor total 110.714 unit kendaraan dalam setahun ke belakang.
"Sebagai industri dengan produk berteknologi tinggi dan padat karya, Toyota Indonesia terus meningkatkan daya saing produk buatan dalam negeri dengan kompetensi SDM dalam negeri yang mumpuni selama lebih dari lima dekade dan seterusnya untuk membersamai masyarakat Indonesia," ujarnya.
Toyota Indonesia menargetkan pencapaian kinerja ekspor kendaraan T-brand dengan level sama pada tahun 2025, sambil terus mengkaji peluang memperluas jangkauan ekspor ke negara tujuan ekspor non-tradisional serta mengoptimalkan demografi strategis Indonesia.
Bob Azam mengatakan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada ekspor kendaraan utuh, tetapi juga mengembangkan kendaraan konversi, aksesoris, dan produk turunannya untuk memenuhi kebutuhan pasar.
"Kami percaya kolaborasi yang kuat antara industri, pemerintah, dan rantai pasok terkait, bersama-sama kita mampu mewujudkan visi industri otomotif Indonesia yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan, memberikan manfaat yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional," demikian Bob Azam.
Berita Terkait
-
Bukan Jepang dan Indonesia: Ternyata di Sinilah Lokasi Pabrik Terbesar Toyota
-
Toyota Terus Dampingi Ide Kreatif Genarasi Muda Dalam Upaya Dekarbonisasi
-
Daftar 5 Merek Dengan Penjualan Mobil Hybrid Terlaris 2024, Ada Pendatang Baru
-
Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Toyota Setelah Mendapat Insentif
-
Bikin Belibet, Akhirnya Toyota akan Rombak Nama bZ4x
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Cara Bayar Pajak Motor Online 2026 Lewat HP, Praktis Tanpa Antre di Samsat!
-
7 Motor Matic Paling Irit Bensin Cocok Buat Narik Ojol Seharian, Gak Cuma Honda BeAT!
-
Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi
-
Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan
-
Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?
-
Isuzu D-Max Rodeo Hadir dengan Mesin Diesel Terbaru Jawab Kebutuhan Operasional Medan Ekstrem
-
Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?
-
5 Mobil Bekas Keluaran 2016: Tak Bikin Tekor Meski Pakai BBM Non Subsidi, Mulai 80 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG
-
Daftar Koleksi Mobil dan Motor Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Terjaring OTT KPK