Suara.com - Persaingan di dunia mobil listrik kian memanas!. Saat BYD tengah berjaya dengan dominasinya, tiga raksasa otomotif Negeri Sakura - Toyota, Suzuki, dan Daihatsu - justru mengambil langkah mengejutkan. Mereka kompak bergandengan tangan menghadirkan "senjata" baru: mobil listrik mini untuk sektor komersial yang dijadwalkan mengaspal tahun 2025.
Seperti terungkap dalam laman resmi Toyota Global, ketiga raksasa otomotif asal Jepang ini bakal bekerja sama satu sama lain untuk menciptakan mobil mungil.
Bayangkan perpaduan sempurna antara kepiawaian Suzuki-Daihatsu dalam menciptakan kendaraan kompak, ditambah kecanggihan teknologi elektrifikasi Toyota. Kolaborasi ini bukan sekadar menggabungkan logo, tapi meracik formula jawara untuk menggebrak pasar mobil listrik global.
Yang menarik, Commercial Japan Partnership Technologies (CJPT) turut mengambil peran vital dalam proyek ambisius ini. Meski detail spesifikasi masih jadi rahasia dapur, bocoran yang beredar menyebut si mungil bertenaga listrik ini mampu melesat hingga 200 kilometer dalam sekali pengisian.
Daihatsu dipercaya menjadi "chef utama" dalam meracik kendaraan ini di dapur produksinya. Uniknya, setiap pabrikan akan meluncurkan versi customnya masing-masing. Ibarat menu yang sama dengan penyajian berbeda, strategi ini memberi pilihan beragam bagi konsumen sembari tetap menjaga efisiensi produksi.
Mengapa fokus ke sektor komersial? Jawabannya sederhana, sektor e-commerce telah mengubah lanskap bisnis pengiriman. Di tengah tuntutan solusi ramah lingkungan, hadirnya armada listrik mini ini menjawab kebutuhan sekaligus mendukung misi pengurangan karbon.
Langkah berani trio Jepang ini bisa dibilang sebagai "jurus pamungkas" menghadapi gelombang BYD yang kian menerjang pasar global. Dengan memadukan DNA teknologi Jepang dan pemahaman mendalam pasar Asia, mereka optimis bisa menawarkan proposisi yang sulit ditolak konsumen.
Menariknya, kolaborasi ini menandai era baru dalam industri otomotif. Persaingan keras antar pabrikan Jepang mulai mencair, berganti dengan kemitraan strategis menghadapi revolusi mobilitas listrik. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh - filosofi ini rupanya juga berlaku di dunia otomotif.
Bahkan pabrikan Jepang lainnya yakni Nissan-Honda-Mitsubishi berencana melakukan merger untuk bersaing melawan pabrikan otomotif asal China lainnya. Akankah strategi ini sukses di masa depan? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Baca Juga: Mengungkap Motor Raffi Ahmad yang Bikin Toyota Alphard Minder, Harganya Tak Disangka-sangka
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?
-
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
-
Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar
-
5 Motor Listrik untuk Ngantor: Harga Under 20 Juta, Jarak Tempuh Tembus 60 Km
-
Harga BBM Pertamax Naik, Apakah Pertalite Cocok untuk Kendaraan Mobil atau Motor Baru?