Suara.com - Stasiun pengisian hidrogen atau Hydrogen Refueling Station (HRS) kedua di Tanah Air, yang dibangun Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), diresmikan pada Selasa (11/2/2025) di Karawang, Jawa Barat.
HRS TMMIN itu dibangun guna mengakselerasi nol emisi karbon (Net Zero Emissions/NZE), sekaligus bagian dari upaya swasembada energi.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Eniya Listiani mengatakan HRS TMMIN itu memiliki kapasitas 700 bar dan merupakan HRS pertama yang memiliki kompresi tinggi.
"Jadi, waktu tahun lalu kita sudah me-launching juga refueling station tapi skalanya masih 350 bar dan ini yang pertama untuk 700 bar," kata dia.
Sebelumnya HRS pertama di Indonesia dibangun oleh PLN di bilangan Senayan, Jakarta dan telah diresmikan pada Februari 2024 silam.
Eniya mengatakan HRS kedua itu sudah sesuai dengan Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) yang nantinya turut mendorong mewujudkan swasembada energi yang ditargetkan Presiden Prabowo.
"Ini yang kita lihat upaya untuk swasembada energi. Karena hidrogen bisa dilahirkan atau bisa diproduksi di dalam negeri. Tidak ada impor, bisa diproduksi dari air dengan menggunakan elektrolisa," kata Eniya.
Lebih lanjut, Kepala Pusat Industri Hijau Kementerian Perindustrian Apit Pria Nugraha mengatakan HRS TMMIN tersebut sesuai dengan peta jalan yang dibuat pihaknya guna melakukan penurunan emisi sektor industri.
Dikatakan Apit, Kemenperin mendukung upaya yang dilakukan pengusaha manufaktur, serta mendorong untuk segera memasarkannya secara komersial.
Baca Juga: Daftar Harga Mobil Toyota Terbaru Februari 2025: Dari Agya hingga Avanza
"Kita sudah in-line gitu secara kebijakan," ujar dia pula.
Sementara itu, Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto mengatakan pembangunan fasilitas HRS yang dilakukan pihaknya merupakan komitmen untuk mendukung pemerintah dalam memaksimalkan penggunaan sumber energi baru terbarukan yang bebas karbon.
Kehadiran HRS Toyota Indonesia di kawasan industri Karawang, bertujuan untuk mendukung pengembangan industri otomotif dan non-otomotif berbasis hidrogen.
Selain itu, fasilitas HRS memperkuat kontribusi positif dari strategi multi-pathway, yaitu sinergi dari beragam teknologi kendaraan rendah emisi dan kendaraan elektrifikasi dengan pemanfaatan energi rendah emisi di era netralitas karbon.
Adapun nilai investasi yang digelontorkan dalam pembuatan HRS berkekuatan 700 bar itu mencapai Rp 35 miliar.
"Melalui teknologi multipathway, Toyota Indonesia akan mengimplementasikan semua jenis teknologi kendaraan sesuai prinsip kami No one Left Behind. Artinya, semua jenis teknologi berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon," pungkas Nandi.
Berita Terkait
-
Mirai Bertenaga Hidrogen dan Crown Hybrid Jadi Bintang Toyota di GJAW 2024
-
Tak Kalah dari Pindad Maung, Hyundai Punya Tank Berbahan Bakar Hidrogen
-
Toyota Ciptakan "Baterai AA" Raksasa untuk Mobil Hidrogen, Isi Daya Cuma 5 Menit!
-
Toyota Luncurkan Cartridge Hidrogen Portabel, Solusi Cerdas Sebagai Alternatif Gas 3 Kg
-
Pertama di Indonesia, Electric Run 2024 Jadi Ajang Bebas Emisi dengan Listrik dari Genset Hidrogen
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
5 Kekurangan Membeli Motor Bekas dan Tips Agar Tidak Salah Beli
-
7 Tips Memilih Motor Bekas untuk Anak Sekolah Anti Zonk: Biar Nggak Dapat Unit Rewel
-
Mending Karimun 'Kotak' atau BYD Atto 1? Sama-sama Hemat, Tapi Awas Jebakan Ini
-
Motor Matic Terbaik Yamaha Harga di Bawah Rp 20 Juta: Pilih Mio M3, Gear 125, atau Gear Hybrid?
-
Awas Cat Rusak! Jangan Cuci Motor saat Mesin Panas, Ini Solusi Gratis Biar Awet
-
Honda Mobilio vs Suzuki Ertiga Bekas Bikin Galau, Mending Mana?
-
Kini Makin Murah! Intip Spesifikasi Lengkap Hyundai i20, Hatchback Lincah Cocok untuk Anak Muda
-
Intip Mobil Bekas Mitsubishi: Tampang Gahar ala SUV, Harga Jauh Lebih Murah dari Honda Brio
-
Subsidi hingga Rp2 Juta, Cek Daftar Cicilan Ringan Motor Honda Januari 2026
-
4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit