Suara.com - Serikat pekerja Toyota Motor Corp. di Jepang baru-baru ini menyatakan bahwa mereka menuntut kenaikan upah buruh pada tingkat yang sama dengan tahun lalu, yang mana merupakan peningkatan tertinggi dalam lebih dari dua dekade.
Demo ini muncul seiring dengan negosiasi upah tahunan di Jepang yang mulai berlangsung. Permintaan upah dari Toyota ini telah lama menjadi indikator utama dalam pembicaraan "shunto" antara serikat dan manajemen.
Menurut laporan Kyodo News, hasil dari negosiasi ini akan diawasi ketat oleh pemerintah Perdana Menteri Shigeru Ishiba yang mendesak perusahaan untuk meningkatkan upah lebih tajam daripada kenaikan harga.
Bank of Japan melihat kenaikan upah yang berkelanjutan sebagai prasyarat untuk menaikkan suku bunga kebijakan utamanya demi normalisasi moneter.
Serikat pekerja Toyota tidak mengungkapkan jumlah spesifik untuk permintaannya mengenai gaji bulanan, tetapi mereka meminta bonus tahunan setara dengan 7,6 bulan gaji, sama seperti tahun lalu.
Faktor Penyebab Demonstrasi
Toyota dalam rilis setelah menerima permintaan serikat pekerja mengatakan, "Kami ingin membahas bagaimana Toyota dan industri otomotif secara keseluruhan dapat tumbuh bersama dengan yang lain dan menciptakan masa depan bersama."
Tahun lalu, manajemen Toyota menawarkan kenaikan upah yang sepenuhnya memenuhi permintaan serikat pekerja, kenaikan terbesar sejak 1999. Gaji bulanan dinaikkan hingga 28.440 yen (sekitar Rp 3 juta).
Di antara produsen mobil lainnya, serikat pekerja Nissan Motor Co. meminta kenaikan gaji bulanan sebesar 18.000 yen. Sementara itu, serikat pekerja Honda Motor Co. menuntut kenaikan gaji bulanan sebesar 19.500 yen.
Baca Juga: Mobil Aman di Musim Hujan? Simak 5 Tips Berikut Ini
Berita Terkait
-
BYD Tebar Teaser Mobil Misterius, Kendaraan Bermata Dewa Siap Hadir di Tanah Air?
-
Harga Daihatsu Xenia Terbaru, Alternatif Mobil Keluarga Rp 200 Jutaan
-
Pensiun Jadi Mobil Sayuran, Suzuki Carry Pikap Ini Coba Melawan Takdir
-
Esemka Rajawali Terciduk Dijual di Showroom Mobil Bekas, Harga Cuma Setara Yamaha XMAX
-
7 Mobil Bekas Murah Tipe SUV Februari 2025: Harga Setara XMAX, Lebih Gagah Dibanding Brio!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
5 Mobil Bekas Sedan di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Aman untuk Mudik Jarak Jauh
-
BN 125 Dirilis, Sensasi Motor Italia Sekaliber Vixion Berapa Harganya?
-
Keren Mana Honda Jazz RS 2013 atau Toyota Yaris TRD 2015 untuk Mahasiswa? Ini 4 Poin Pentingnya
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian