Suara.com - Kia baru-baru ini mengenalkan van listrik anyar dengan nama komersial sebagai PV5. Kendaraan tersebut bakal menyaingi VW ID.Buzz namun tenaganya lebih 'kalem'.
Sebagai informasi, PV5 merupakan van listrik pertama Kia yang dirancang untuk transportasi penumpang hingga layanan pengiriman. Kia PV5 menawarkan solusi mobil listrik yang fleksibel dan efisien bagi bisnis dan individu.
Perusahaan menyediakan tiga opsi baterai yaitu 43,3 kWh, 51,5 kWh, atau 71,2 kWh. Varian tertinggi mempunyai jangkauan hingga 400 km dengan sekali pengisian daya, berdasarkan standar WLTP.
Ini sedikit lebih rendah dibanding jangkauan 430 km pada Volkswagen ID.Buzz. Fitur fast charging memungkinkan Anda mengisi daya dari 10 hingga 80 persen dalam 30 menit.
Semua model PV5 ditenagai oleh satu motor listrik berdaya 161 HP (120 kW) yang menggerakkan roda depan. Tenaganya lebih kalem dibanding Volkswagen ID. Buzz Cargo dengan 201 HP-nya.
Dikutip dari ArenaEV, mobil listrik Kia akan tersedia dalam beberapa konfigurasi, termasuk versi kabin penumpang, kargo, dan sasis. Versi penumpang akan memiliki tiga baris kursi, sehingga cocok untuk keluarga atau layanan berbagi tumpangan seperti Uber.
Versi kargo akan tersedia dalam model standar, panjang, dan atap tinggi, yang menawarkan ruang kargo hingga 5.100 liter. Terkait dimensi, versi penumpang dan kargo panjang memiliki panjang 4.695 mm, dengan jarak sumbu roda 2.995 mm. Ini membuatnya sedikit lebih kecil dari VW ID.Buzz Cargo.
Soal interior, Kia PV5 mempunyai desain minimalis dengan kluster instrumen digital 7 inci. Kia juga menyediakan sistem infotainment 12,9 inci yang didukung oleh Android Automotive OS.
Sistem Bodi Fleksibel milik Kia memungkinkan terciptanya berbagai jenis kendaraan, termasuk model yang dapat diakses kursi roda dan mobil van berkemah.
Baca Juga: Inikah Revolusi Listrik Toyota? Crossover Coupe yang Mencuri Perhatian
Kia berencana untuk meluncurkan PV5 di Eropa dan Korea Selatan pada paruh kedua 2025. Ketersediaan untuk pasar lain menyusul pada tahun 2026. Sebagai referensi, harga VW ID.Buzz dibanderol Rp 1,3 miliar di Indonesia. Belum diketahui terkait harga komersial untuk van listrik Kia PV5.
Berita Terkait
-
Xiaomi Siap Perluas Pasar Mobil Listrik di Tingkat Global pada 2027, Harga Kompetitif
-
Xiaomi Pamer Pencapaian Mobil Listrik di MWC 2025, Pendapatan Tembus Rp 20 Triliun!
-
Harga Sekelas Fortuner! SUV Listrik Kia EV4 Hadir dengan Jarak Tempuh Tembus 600 Km
-
BYD Rampungkan Riset Baterai Mobil Listrik Generasi Terbaru, Jarak Tempuh Bisa Tembus 1000 KM
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia