Suara.com - Rutin mengganti oli mesin tentu saja memberikan dampak positif terhadap performa mobil. Hal ini biasanya wajib dilakukan berdasarkan waktu pakai atau jarak tempuh yang sudah dilalui mobil.
Namun rutin mengganti oli mesin bukan hanya berdampak pada kondisi mobil yang tetap prima. Mobil Lubricants yang merupakan lini merek dari dari PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) memberikan kesempatan emas bagi konsumen produk Mobil1dan Mobil Super All-in-One Protection (Mobil Super AIOP), untuk mendapatkan logam mulia 50gram.
Rommy Averdy Saat, selaku Market Development General Manager PT EMLI mengatakan, pihaknya terus berkomitmen menghadirkan kualitas produk untuk menjaga performa terbaik mesin mobil, sekaligus memberikan apresiasi terbaik bagi konsumen Mobil melalui program undian berhadiah yang digelar hingga akhir Mei 2025.
"Konsumen juga berkesempatan mendapatkan dobel hadiah berupa hadiah langsung merchandise eksklusif Mobil untuk setiap pembelian produk Mobil1 dan Mobil Super AIOP di MobilSM Car Care, selama persediaan masih ada. Oleh karena itu, jangan
lewatkan program ini untuk meraih beragam hadiah dari Mobil. Konsumen Mobil berkesempatan mendapatkan hadiah utama berupa Logam Mulia 50gram, dan hadiah menarik untuk konsumen beruntung yang akan diundi pada 9 Juni 2025," ujar Rommy Averdy, Selasa (27 Mei 2025).
Untuk mendapatkan hadiah menarik, konsumen cukup membeli produk Mobil1 dan Mobil Super AIOP lalu Scan QR pada poster yang terdapat di Mobil Car Care atau kunjungi website untuk mengisi data diri dan masukkan kode unik di balik tutup botol produk, serta kode bengkel yang tertera di poster.
Produk oli mesin Mobil tersedia di MobilSM Car Care dan toko resmi Mobil di eCommerce terpercaya.
Untuk mengatasi maraknya peredaran oli palsu, PT EMLI (ExxonMobil Lubricants Indonesia) selaku produsen pelumas Mobil1 punya strategi jitu. Mereka membekali setiap kemasan produk Mobil1 dengan kode QR khusus yang dapat dipindai.
Baca Juga: Mobil Lubricants Ajak Konsumen Jaga Performa Mesin Mobil Tetap Prima
Rommy Saat Averdy, Consumer Brand General Manager PT EMLI, menjelaskan bahwa langkah ini diambil menyikapi banyaknya pemberitaan mengenai pemalsuan oli.
"Di kemasan ada label QR bisa discan sehingga ketahuan apakah oli sesuai dengan yang diproduksi," ujarnya.
Jika konsumen masih ragu dengan keaslian produk setelah memindai kode QR, mereka dapat langsung menghubungi call center PT EMLI untuk memastikan keasliannya.
Selain itu, Rommy juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam membeli oli dan tidak sembarangan membeli dari pihak ketiga yang tidak tepercaya. Oli palsu seringkali dijual oleh oknum tidak bertanggung jawab.
"Belinya dari tempat kerja sama kita kalau online seperti di Tokopedia, Lazada, dan Shopee, offline dari rekanan bisnis. Pastikan belinya di tempat yang jelas," tegas Rommy.
Perlu diingat, oli palsu dibuat tidak sesuai standar kualitas dan seringkali menggunakan merek ternama, sehingga konsumen seringkali tidak menyadari bahwa mereka membeli produk palsu. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa keaslian produk sebelum membeli.
Bahaya Oli Palsu Pada Kendaraan
Penting sekali bagi setiap pemilik kendaraan untuk mengetahui ciri-ciri oli asli dengan oli palsu.
Jika sampai salah membeli oli, akan memberi beberapa dampak buruk pada kendaraan, khususnya di bagian mesinnya. Seperti yang sudah diketahui, fungsi oli sebagai pelumas mesin kendaraan. Tanpa oli, mesin tidak akan bisa bekerja dengan baik.
Ditambah, jika menggunakan oli yang tak sesuai atau palsu. Berikut ini adalah beberapa dampak buruk dari penggunaan oli yang palsu.
Dampak buruk pertama yaitu sirkulasi mesin kendaraan bisa jadi terhambat. Oli palsu membawa endapan pada mesin yang membuat komponen di mesin tersebut yang sebelumnya bergerak lancar jadi berat.
Jika dibiarkan saja, akan muncul suara kasar dari pergerakan mesin ini sehingga mesinnya jadi overheat. Hal ini disebabkan oli palsu tidak mempunyai ketahanan panas yang baik dari mesin kendaraan.
Apalagi jika olinya benar-benar punya kualitas buruk, bisa semakin memicu overheat pada mesin. Kemampuan oli tersebut dalam menahan panas dari mesin ini tentunya sangat buruk.
Dampak buruk lainnya dari penggunaan oli yang rusak adalah mesin mobil dapat cepat rusak. Secara keseluruhan, kandungan zat campuran dalam oli ini tidak dapat menjaga kinerja mesin dengan baik.
Kalau dibiarkan, mesin akan mengalami aus dalam waktu cepat serta ketahanannya semakin singkat. Pengguna kendaraan dengan mesin ini pun harus siap-siap kendaraannya akan turun mesin karena sering overheat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Hyundai Stargazer Cartenz Vs Kia Carens Mending Mana? Ini Perbandingannya
-
5 Mobil Murah Anti-Limbung Gak Bikin Mual Pas Perjalanan Mudik Lintas Pulau
-
Toyota Calya 1 Liter Berapa KM? Ini Konsumsi BBM, Harga Baru vs Bekas Bak Langit dan Bumi
-
5 Mobil Murah dengan Fitur Keyless: Ringan di Kantong dan Anti-Dicolong
-
Heboh Pencurian Model Baru, Kenali Fungsi ID Tag Motor Keyless
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Investigasi Kecelakaan Mobil Listrik Temukan Fakta Pintu Gagal Terbuka Saat Darurat
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas 7 Seater untuk Mudik yang Bisa Lewati Berbagai Medan
-
Mobil Bekas Tak Segera Balik Nama, Ini Risiko yang Mengintai Pemilik Baru
-
Persiapan Lebaran 2026, 4 Rahasia Cari Aman Naik Motor di Tengah Hujan Badai