Untuk pengisian daya mobil listrik di rumah, beberapa alat yang dibutuhkan antara lain: Charger Level 2 (Home Charging Station), Kabel pengisi daya, dan sumber listrik yang sesuai.
Selain itu, ada juga Wallbox charger yang merupakan solusi pengisian daya yang lebih aman dan efisien di rumah.
3. Pilih Lokasi Pemasangan
Pilih lokasi untuk pengisi daya EV, idealnya dekat dengan tempat parkir Anda dan terlindungi dari cuaca.
Tempat yang paling logis untuk unit pengisian daya rumah yang dipasang di dinding adalah garasi atau carport, tetapi lokasi yang ideal terserah Anda.
Pertimbangkan sisi garasi atau carport mana yang Anda inginkan untuk pengisi daya, periksa lokasi port pengisian daya pada EV Anda dan pertimbangkan apakah Anda biasanya memundurkan mobil ke tempat tersebut.
Anda tidak memerlukan banyak ruang. Misalnya, Konektor Dinding Tesla Gen 3 berukuran tinggi 345 mm, lebar 155 mm, dan kedalaman 110 mm.
Myenergi Zappi berukuran tinggi 439 mm, lebar 282 mm, dan kedalaman 122 mm serta memiliki peringkat ketahanan air IP65, yang berarti dapat dipasang di luar ruangan. Tesla Gen 3 memiliki peringkat IP44.
4. Urus Izinnya jika Diperlukan
Baca Juga: Cara Menghitung Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah dan SPKLU, Mana yang Lebih Hemat?
Jika semuanya sudah siap, maka langkah selanjutnya adalah mengurus izin. Silahkan menghubungi PLN terdekat untuk mengurus izin pamasangan home charging ini.
5. Pemeliharaan
Setelah terpasang, Anda perlu memastikan pengisi daya dan sambungannya tetap berfungsi dengan baik.
Memeriksa keausan dan kerusakan secara berkala, serta membersihkan konektor, dapat membantu merawat pengisi daya.
Bicaralah dengan teknisi listrik untuk mendapatkan saran tentang seberapa sering Anda harus memeriksa pengisi daya.
Mengapa Perlu Memasan di Rumah?
Berita Terkait
-
Cara Menghitung Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah dan SPKLU, Mana yang Lebih Hemat?
-
Berapa Biaya Charging Mobil Listrik BYD Atto 3 di SPKLU? Ini Rinciannya!
-
Cara Pasang Home Charging Mobil Listrik, Panduan Lengkap Daya Minimal dan Biayanya
-
Berapa Biaya Ngecas Mobil Listrik BYD Denza di Rumah? Begini Estimasi Hitungan Lengkap
-
6 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater Terbaik, Muat Bawa Semua Keluarga
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
5 Mobil Listrik dengan Aura Jeep Rubicon, SUV Gagah ala Off-Road yang Tangguh
-
Bosan dengan Supra? Ini 5 Motor Bebek yang Mesinnya Bandel dan Penuh Gaya
-
Harga Mepet Agya Baru, Performa Rasa Destinator: Intip Harga Wuling Almaz Bekas dan Pajaknya
-
Daihatsu Bego Ini Mobil Apa? Mesin Bandel Mudah Dirawat, Ini Fakta Uniknya
-
Jakarta-Semarang Cuma Butuh Ongkos Listrik 70 Ribu: Intip Fakta Menarik Wuling Cloud EV Bekas
-
Yakin Pilih Veloz Terbaru? Segini Harga Nissan Terra Bekas dan Pajak Tahunannya
-
Mengenal si Retro Mewah Kawasaki Estrella 250: Pajaknya Berapaan? Segini Konsumsi Bensinnya
-
5 Mobil Bekas 2 Baris di Bawah Rp 100 Juta, Pilihan Pas untuk Keluarga Kecil
-
5 Motor Matic yang Kuat di Tanjakan Curam, Tenaga Gak Loyo!
-
26 Merek Mobil Bekas Terbaik 2025 Awet 10 Tahun & Jarang Masuk Bengkel