Suara.com - Kejadian terbakarnya mobil listrik Wuling Air EV di Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, pada 5 Juli 2025, menjadi sorotan publik dan memicu kekhawatiran akan keamanan kendaraan listrik.
Dalam video yang viral, mobil mungil tersebut terlihat mengeluarkan asap dari kap depan sebelum akhirnya dilalap api hingga hanya menyisakan rangka.
Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menegaskan bahwa mobil listrik, meskipun efisien dan ramah lingkungan, tetap memiliki risiko.
Menurut pihak Wuling, komponen baterai dan motor listrik ditemukan dalam kondisi utuh, sehingga dugaan awal mengarah pada korsleting kelistrikan di bagian depan.
Hal ini memperkuat pentingnya pemilik mobil listrik untuk memahami dan menerapkan perawatan yang tepat.
Lantas, bagaimana cara merawat mobil listrik supaya tetap aman dan awet sehingga tidak mudah terbakar?
10 Cara Merawat Mobil Listrik agar Tetap Aman dan Optimal
Mobil listrik memang efisien dan ramah lingkungan, tapi tetap membutuhkan perawatan khusus agar tidak menimbulkan risiko kebakaran. Berikut langkah-langkah penting yang bisa Anda terapkan:
1. Gunakan Charger Resmi dan Bersertifikasi
Baca Juga: Mobil Listrik Terbakar di Jalan? Ini Langkah yang Wajib Dilakukan
Hindari penggunaan charger abal-abal atau tidak sesuai standar. Charger resmi memiliki sistem proteksi yang mencegah overcharging dan korsleting.
2. Jangan Overcharging atau Mengisi Daya Terlalu Lama
Biarkan baterai terisi hingga kapasitas ideal (sekitar 80–90%) dan segera cabut charger setelah penuh. Overcharging bisa memicu thermal runaway.
3. Periksa Kondisi Baterai Secara Berkala
Pastikan tidak ada kebocoran, korosi, atau panas berlebih. Baterai yang rusak bisa menjadi sumber api.
4. Pantau Sistem Pendingin Baterai dan Motor Listrik
Sistem pendingin yang tidak berfungsi dapat menyebabkan overheating. Lakukan pemeriksaan rutin agar suhu tetap stabil.
5. Hindari Parkir di Tempat dengan Suhu Ekstrem
Paparan sinar matahari langsung atau suhu dingin ekstrem bisa mempercepat degradasi baterai. Parkir di tempat teduh atau berventilasi.
6. Jangan Biarkan Baterai Kosong Total
Menggunakan mobil hingga baterai benar-benar habis bisa merusak sel baterai. Isi ulang saat kapasitas tinggal 20–30%.
7. Pisahkan Jalur Listrik Pengisian dari Instalasi Rumah
Gunakan jalur khusus untuk pengisian daya agar arus tetap stabil dan tidak mengganggu sistem kelistrikan rumah.
8. Amati Indikator Baterai dan Sistem Elektronik
Jika muncul peringatan atau anomali, segera konsultasikan ke bengkel resmi. Jangan abaikan notifikasi kecil yang bisa jadi tanda awal kerusakan.
9. Lakukan Servis Berkala Sesuai Panduan Pabrikan
Ikuti jadwal servis dan prosedur perawatan yang direkomendasikan oleh produsen agar semua komponen bekerja dengan baik.
10. Hindari Modifikasi Kelistrikan Tanpa Ahli
Mengubah sistem kelistrikan tanpa teknisi berpengalaman bisa menyebabkan ketidakseimbangan arus dan meningkatkan risiko korsleting.
Mobil listrik tetap aman digunakan asal dirawat dengan benar. Dengan menerapkan 10 langkah di atas, Anda bisa menjaga performa kendaraan sekaligus menghindari risiko kebakaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya
-
Mitsubishi Xpander Tawarkan Kemewahan dan Fitur Canggih yang Sulit Disaingi Rival Low MPV
-
Skip Beli Avanza Bekas Jika Ada Gejala Satu Ini daripada Rungkad pas Lebaran
-
Megaproyek Agrinas Bikin Penasaran, Berapa Jumlah Dealer Tata Motors dan Mahindra di Indonesia?
-
Strategi Jaecoo Indonesia Perluas Jaringan Dealer SUV Premium di Kota Besar
-
4 Mobil Hybrid Bekas Termurah Bisa Buat Mudik, Harga Brio Kalah Miring
-
Target 100 Juta Unit Astra Honda Motor Rayakan 55 Tahun Eksistensi di Indonesia
-
Kejutan Agrinas Bawa Tata Yodha: Adu Mekanik Lawan Esemka Bima, Siapa Menang?
-
Pantas Agrinas Kepincut Impor, Harga Pikap India Ini Lebih Murah dari LCGC