Suara.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin mengatakan Propam sedang mencari perempuan yang merekam dan menyebarkan video viral SIM Jakarta di media sosial.
Komarudin menerangkan, Propam sedang menelusuri identitas perempuan pengendara mobil yang dihentikan polisi dalam video viral tersebut, untuk mengecek SIM yang digunakan.
Sebelumnya diwartakan, polisi menduga SIM yang digunakan perempuan dalam video itu bukanlah Surat Izin Mengemudi yang dikeluarkan oleh kepolisian melainkan yang dikeluarkan oleh TNI.
“Hari ini, petugas kami sedang mengecek lebih dalam. Karena dari hasil keterangan propam, dibutuhkan fisik SIM yang diperlihatkan oleh ibu tersebut," kata Komarudin di Jakarta, Jumat (18/7/2025).
Sementara itu, Propam juga telah memeriksa petugas polisi yang menghentikan mobil milik perempuan tersebut dan menemukan bahwa belum ada pelanggaran etik dalam peristiwa tersebut.
“Hasil pemeriksaan dari Propam, dalam hal ini Paminal, sampai saat ini, mohon maaf sekali, belum ditemukan adanya pelanggaran oleh anggota," jelas Komarudin.
Sebelumnya Komarudin sudah membeberkan duduk perkara dalam video viral SIM Jakarta. Ia menjelaskan peristiwa itu terjadi di ruas Tol JOOR pada 12 Juli lalu.
Saat itu, kata Komarudin, anggotanya sedang melakukan patroli dan mendapati sebuah kendaraan dengan pelat nomor kendaraan (TNKB) yang diduga tak sesuai peruntukannya.
"Berawal dari petugas kami yang sedang melaksanakan kegiatan patroli, menemukan indikasi TNKB yang tidak sesuai dengan peruntukannya,” kata Komarudin.
Baca Juga: Ribuan Pelanggar Terjaring Operasi Patuh Jaya 2025, Pengendara Motor Paling Banyak Melanggar
“Setelah didalami, ternyata itu kendaraan sudah mutasi, pindah nama, dan memang betul TNKB yang digunakan sesuai dengan kendaraan yang sekarang setelah sebelumnya nomor tersebut terpasang di kendaraan yang lain," imbuhnya.
Komarudin juga menanggapi soal ucapan yang mengatakan soal ucapan SIM Jakarta yang menjadi bahan candaan warganet.
Komarudin menjelaskan bahwa itu murni kesalahan penyampaian ucapan dari anak buahnya. Yang dimaksud yakni sebenarnya adalah SIM A yang dikeluarkan Polri, bukan SIM dari instansi lain.
"Kemudian menanyakan surat-surat, dan diberikan, termasuk salah satunya diberikan SIM. Namun, SIM yang diberikan bukan SIM yang dikeluarkan oleh Polri. Maka dikembalikan oleh anggota," ujarnya.
Akibat tidak sesuainya hal tersebut, maka aparat pun mengembalikan SIM itu dan melanjutkan klarifikasi. Namun sayangnya, momen ketika petugas menyebut 'SIM Jakarta' sudah terekam kamera dan terlanjur viral di media sosial.
"Selanjutnya anggota menanyakan SIM Jakarta. Nah, maksudnya SIM Jakarta itu SIM yang dikeluarkan oleh Polri. Maka diluruskan, SIM A. Jadi, kesalahan disni adalah kesalahan anggota dalam menyampaikan, yang keburu atau terlanjut tertangkap atau terekam oleh kamera,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Sebut "SIM Jakarta" yang Viral karena Polantas Salah Ngomong, Begini Dalih Polda Metro Jaya
-
Polda Metro Jaya Jelaskan Video Viral SIM Jakarta: Kesalahan Anggota...
-
Viral Pengemudi Ditilang di Jalan Tol Gegara Pakai SIM Luar Jakarta, Tidak Berlaku se Indonesia?
-
Viral Polisi Tilang Polisi di Medan, Ini Fakta Sebenarnya!
-
Viral Lord Rangga Bangkit Lewat Visual Raksasa, Warganet Kompak: Selamat Datang di Konoha
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bukan Lagi Rp3.500, Tarif Transjabodetabek Blok M-Soetta Resmi Rp15.000 Mulai 1 September
-
Pesanan Ekspor Lesu, Industri Alas Kaki Nasional Masuk Zona Kontraksi
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Standar Tinggi untuk Dosen: Sudah Siapkah Sistem Kita di Lapangan?
-
2 Maskara Dazzle Me Wudhu Friendly, Mudah Dihapus Tapi Anti Luntur Cuma Rp30 Ribuan
-
Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif
-
Tetangga Manfaatkan Kedekatan, Siswi SMP di Pangandaran Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri
-
Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
-
Sampah Bandung Disulap Jadi Hidrogen, Pertamina Siapkan Model Energi Masa Depan Indonesia