Suara.com - Mencari mobil nyaman dan lega tidak selalu harus membeli Toyota Alphard yang dijual dengan harga mencapai ratusan hingga miliaran rupiah. Sebagai alternatif, berikut ini 4 rekomendasi mobil bekas di bawah Rp 100 juta yang paling diburu di 2025.
Di pasar mobil bekas, banyak pilihan dengan harga di bawah Rp 100 juta yang tetap menawarkan kenyamanan, kapasitas besar, dan tampilan yang elegan.
Mobil-mobil ini menjadi incaran banyak orang di 2025 karena lebih ramah di kantong namun tetap memenuhi kebutuhan keluarga.
Beberapa mobil bekas di kelas ini bahkan dilengkapi fitur menarik seperti AC double blower, kursi tiga baris, dan bagasi luas yang ideal untuk perjalanan jauh.
Perawatan mobil-mobil ini juga cenderung lebih mudah dan murah dibandingkan MPV premium seperti Alphard, sehingga tidak memberatkan biaya operasional.
Dengan harga yang lebih terjangkau, berikut ini kami rangkum 4 rekomendasi mobil bekas di bawah Rp 100 juta yang paling diburu di 2025.
1. Honda Odyssey (2005) - Rp 93.000.000
Honda Odyssey generasi ketiga yang rilis tahun 2005 ini dikenal dengan sebutan "Odyssey Absolute" di Indonesia.
Mobil ini menonjolkan desain yang lebih rendah dan sporty dibandingkan MPV konvensional, memberikan kesan elegan namun tetap praktis untuk keluarga.
Baca Juga: 7 Rekomendasi MPV Bekas Muat 7 Orang Mulai Rp70 juta, Cek Kelebihan dan Kekurangannya sebelum Beli
Interiornya sudah mewah dengan captain seat di baris kedua dan fitur-fitur modern pada masanya, dipadukan dengan mesin VTEC 2.4 liter yang responsif dan irit.
2. Nissan Serena (2012) - Rp 85.000.000
Buat kamu yang cari mobil keluarga nyaman dan lapang, Nissan Serena generasi C26 keluaran tahun 2012 bisa jadi pilihan menarik.
Serena ini menawarkan kemudahan akses berkat pintu gesernya yang elektrik, bikin naik turun penumpang, terutama anak-anak, jadi jauh lebih praktis.
Kabinnya super lega dengan konfigurasi kursi yang fleksibel, cocok banget buat perjalanan jauh bareng keluarga besar atau teman-teman.
3. Nissan Grand Livina (2011) - Rp 78.500.000
Berita Terkait
-
3 Mobil Bekas Murah Idaman Pasangan Baru, Bandel Temani Romantisnya Bulan Madu
-
Rp70 Juta Dapat Mobil Bekas Apa? Ini 7 Mobil Keluarga Favorit, Irit dan Gak Rewel
-
5 Rekomendasi Mobil Keluarga Bekas Tahun Muda: Muat 8 Penumpang, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
Lawan Avanza! Ini 5 Mobil Keluarga Bekas Rp50 Juta hingga Rp70 Jutaan Paling Laris 2025
-
5 Pilihan Mobil Bekas Super Irit dan Murah untuk Mahasiswa Tahun 2025: Dompet Aman, Gaya Maksimal
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
5 Rekomendasi Unicycle Murah untuk Berangkat Kerja, Jarak Tempuh Mulai 20 Km
-
Honda Menyerah dan Putuskan Stop Penjualan Mobil Baru
-
5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR
-
Kenapa Honda Angkat Kaki dari Korea?
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Siap - Siap Bayar Pajak Mulai Mei 2026
-
Honda Kibarkan Bendera Putih, Tren Mobil Listrik Bikin Pabrikan Sengsara
-
Bolehkan Polisi Razia di Jalan Kampung? Cek Aturan dan Syarat Sahnya di Sini!
-
BBM B50 untuk Kendaraan Apa? Ini 5 Mobil Diesel yang Kompatibel
-
Cek Perbedaan Wuling Eksion EV dan PHEV, Biar Nggak Nyesel Pas Turun dari Dealer
-
Mengintip Kecanggihan Toyota Woven City Kota Masa Depan Berbasis AI untuk Mobilitas Global