Dengan bujet Rp7.000.000, seorang anggota dewan bisa mengisi sekitar 484 liter BBM setiap bulannya.
Jumlah yang sangat masif untuk penggunaan pribadi.
Lalu, seberapa jauh 484 liter itu bisa membawa mobil dinas?
Jika pakai Mitsubishi Pajero Sport Dakar (Konsumsi Rata-rata 12 km/liter):
Dengan 484 liter Pertamina Dex, SUV gagah ini bisa melaju sejauh 5.808 km. Jarak ini setara dengan:
Perjalanan bolak-balik dari Jakarta ke Sirkuit Mandalika di Lombok, NTB, dan masih ada sisa bensin untuk keliling Jakarta selama seminggu.
Melintasi seluruh panjang Tol Trans-Jawa dari Merak hingga Probolinggo (1.167 km) sebanyak lima kali dalam sebulan.
Jika Pakai Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid (Konsumsi Rata-rata 21 km/liter):
Jika anggota dewan memilih mobil yang lebih efisien, jarak tempuhnya menjadi luar biasa, yakni 10.164 km. Angka ini setara dengan:
Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Bebek untuk Angkut Barang: Irit Bensin, Mulai Rp8 Jutaan
Melakukan perjalanan road trip dari Jakarta ke Denpasar, Bali, pulang-pergi (PP) sebanyak empat kali dalam satu bulan.
Hampir setara dengan perjalanan darat dari Sabang sampai Merauke (sekitar 5.200 km) bolak-balik. Sebuah jarak tempuh yang bahkan jarang dicapai oleh para petualang overlanding dalam sebulan.
Perspektif Mobilitas Modern
Kenaikan tunjangan bahan bakar ini menjadi sebuah ironi di tengah tren elektrifikasi dan efisiensi energi.
Angka Rp7 juta per bulan untuk BBM menunjukkan betapa besarnya ketergantungan pada kendaraan konvensional yang notabene menghasilkan emisi.
Padahal, jika alokasi sebesar itu digunakan untuk mencicil atau menyewa mobil listrik, tentu akan memberikan pesan yang lebih modern dan ramah lingkungan dari para pembuat kebijakan.
Pada akhirnya, transparansi dan relevansi kebijakan akan selalu menjadi sorotan utama, apalagi jika menyangkut uang rakyat dan mobilitas para wakilnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya