Suara.com - Di tengah gempuran mobil-mobil baru yang harganya selangit, ada beberapa "legenda jalanan" yang harganya kini sangat ramah di kantong, namun performanya menolak untuk pensiun. Kuncinya cuma satu, lirik mobil Toyota.
Membeli mobil bekas 20 jutaan memang bukan tentang mencari fitur canggih atau kabin senyap.
Ini adalah tentang mendapatkan "bahan" terbaik, sebuah mesin yang bandel, sasis yang kuat, dan yang terpenting, ketersediaan suku cadang yang melimpah ruah dari Sabang sampai Merauke.
Mesin Toyota yang sederhana membuat mudah dipahami bahkan oleh montir pemula sekalipun.
Inilah 3 mobil Toyota bekas harga 20 jutaan yang masih sangat layak performa di jalanan.
1. Toyota Corolla DX (KE70, 1980-1983)
Jika ada satu mobil tua Toyota yang pamornya tak pernah padam, itu adalah Corolla DX.
Sedan dengan desain mengotak alias "boxy" ini adalah idola anak muda dari zaman ke zaman. Dengan harga di kisaran Rp20-30 jutaan, Anda bisa mendapatkan unit yang "sehat" untuk dipelihara.
Dapur pacunya, mesin seri K (biasanya 4K 1.300 cc), terkenal sangat tangguh dan perawatannya luar biasa mudah. Banyak yang bilang, ini adalah mesin "anti-mogok".
Baca Juga: Daftar 5 Mobil Bekas 70 Jutaan, Pilihan Cerdas untuk Kendaraan Pertama Anda
Sebagai sedan penggerak roda belakang (RWD), DX menawarkan sensasi berkendara yang berbeda dan menyenangkan. Tak heran mobil ini jadi basis favorit untuk ajang drifting atau sekadar bergaya retro JDM.
Punya masalah dengan DX? Tanyakan saja ke komunitasnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Suku cadang ori hingga kanibalan sangat mudah ditemukan.
Namun, perlu diingat, musuh terbesar mobil tua adalah karat (keropos), terutama di bagian sasis, dek, dan area bawah pintu. Pastikan untuk memeriksa bagian ini secara teliti.
2. Toyota Kijang Super (1986-1996)
Dijuluki "mobil sejuta umat" bukan tanpa alasan. Toyota Kijang, khususnya generasi Super atau Kijang Grand Extra awal, adalah definisi dari kendaraan fungsional.
Dengan budget 20 jutaan, Anda bisa mendapatkan Kijang Super yang siap diajak bekerja keras, baik untuk mengangkut keluarga maupun barang.
Mobil bekas ini mampu menampung 7-8 orang, Kijang adalah solusi transportasi yang sangat efisien.
Menggunakan mesin seri K (5K 1.500 cc) atau seri F (7K 1.800 cc), Kijang dikenal punya mesin yang tenaganya kuat di putaran bawah dan perawatannya sangat murah.
Pepatah "mogok tinggal lempar kunci busi" sangat relevan untuk mobil ini. Siap melibas berbagai kondisi jalanan di Indonesia, dari aspal mulus hingga jalanan semi-offroad di pedesaan.
Namun, waspadai bodi yang limbung (body roll) saat bermanuver, suara kabin yang bising, dan tentu saja, karat. Kenyamanan memang bukan nilai jual utamanya.
3. Toyota Starlet 'Kotak' (EP70/EP71, 1985-1989)
Bagi Anda yang menginginkan mobil kompak, irit, dan lincah untuk mobilitas perkotaan, Toyota Starlet generasi ketiga alias "Starko" (Starlet Kotak) adalah pilihan yang sangat menarik.
Desainnya yang klasik kini kembali digandrungi dan menjadi kanvas modifikasi yang keren.
Berbekal mesin 1.000 cc atau 1.300 cc, Starlet sangat irit bahan bakar. Bodinya yang mungil membuatnya jago selap-selip di kemacetan dan mudah diparkir.
Dari gaya rally look, JDM, hingga retro orisinal, Starlet Kotak sangat fleksibel untuk didandani sesuai selera. Mesinnya yang simpel membuat perawatannya tidak rumit.
Komunitasnya juga cukup besar, sehingga berbagi informasi dan suku cadang menjadi lebih mudah.
Hal yang harus diperhatikan selain karat, perhatikan sektor pengapian (platina/CDI) dan karburator yang mungkin butuh servis agar performanya tetap optimal. Area kaki-kaki juga perlu dicek karena usia.
Berita Terkait
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
Harga Honda HR-V dari Tahun ke Tahun, Mulai Rp70 Jutaan Mana Varian Paling Worth It?
-
Harga Sama di Pasar Mobil Bekas, Pilih Suzuki Ertiga atau Innova Diesel untuk Mudik Lebaran?
-
7 Rekomendasi Motuba Paling Bandel dan Irit Seharga NMAX, Bebas Kepanasan dan Kehujanan
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona