- Irit BBM – Kijang unggul di dalam kota (10–12 km/l), Kuda lebih hemat di luar kota (±12,5 km/l).
- Mesin – Kijang 2.4L bertenaga awal responsif; Kuda 2.5L 4D56 tangguh, stabil di tol.
- Faktor lain – Kijang kabin lega & suku cadang melimpah; Kuda nyaman jarak jauh.
Suara.com - Persaingan mobil diesel di Indonesia bukan hanya milik era modern seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport.
Dua dekade lalu, duel serupa sudah terjadi antara Toyota Kijang generasi pertama bermesin diesel dan Mitsubishi Kuda diesel.
Keduanya sama-sama mengandalkan mesin bandel, irit, dan sanggup mengangkut banyak penumpang. Tapi, jika bicara efisiensi bahan bakar, siapa yang lebih unggul? Berikut hasil rangkuman Suara.com dari beragam sumber informasi.
Toyota Kijang Diesel: Si Legendaris Serba Guna
Toyota Kijang diesel, khususnya varian Krista di era 2000-an, dibekali mesin 2.4L tipe 2L berkapasitas 2.444 cc. Konfigurasinya 4-silinder segaris dengan tenaga sekitar 82–88 PS pada 4.200 rpm dan torsi 160–165 Nm di 2.400 rpm.
Sistem injeksinya masih indirect injection, khas mesin diesel lawas yang terkenal tahan banting.
Soal konsumsi BBM, Kijang diesel punya reputasi positif. Dalam kota, konsumsi rata-ratanya berada di kisaran 10–12 km/liter, sedangkan di luar kota bisa tembus 13–15 km/liter jika dikendarai dengan gaya hemat.
Angka ini membuatnya jadi pilihan favorit keluarga dan pelaku usaha yang sering menempuh perjalanan jauh. Harga unit bekasnya kini berkisar Rp60–90 jutaan, dengan pajak tahunan antara Rp1,5–2,5 juta, tergantung tahun dan kondisi.
Mitsubishi Kuda Diesel: Si Tangguh yang Sederhana
Baca Juga: 3 Model Toyota Kijang Incaran Keluarga Indonesia, Tangguhnya Jadi Alasan Utama
Menurut Drive Place, Mitsubishi Kuda diesel mengusung mesin legendaris 4D56 berkapasitas 2.5L non-turbo. Tenaganya sedikit di bawah Kijang, yakni sekitar 75 PS pada 4.200 rpm, dengan torsi 143 Nm di 2.500 rpm.
Mesin ini terkenal awet dan mudah dirawat, berbagi DNA dengan L300 yang sudah terbukti ketangguhannya di dunia niaga.
Efisiensi bahan bakarnya cukup baik. Dalam kondisi rata-rata, Kuda diesel bisa mencatat sekitar 12-14 km/liter.
Namun, jika dibedah lebih detail, konsumsi dalam kota berada di kisaran 8,5 km/liter, sedangkan luar kota sekitar 12,5 km/liter.
Artinya, Kuda lebih irit di rute kombinasi atau luar kota, tapi kalah tipis dari Kijang di penggunaan dalam kota. Harga bekasnya ada di rentang Rp50–90 jutaan, dengan pajak tahunan mulai Rp1,7 juta.
Perbandingan Iritnya
Jika fokus pada efisiensi murni, Kuda diesel unggul di penggunaan dalam kota berkat konsumsi yang bisa menyentuh 10–12 km/liter.
Sementara Kuda diesel sedikit lebih boros di rute padat, tapi bisa menyaingi Kijang di perjalanan luar kota.
Perbedaan ini dipengaruhi oleh karakter mesin: Kijang dengan kapasitas sedikit lebih kecil dan torsi yang hadir lebih awal, sedangkan Kuda punya mesin besar namun tanpa turbo, sehingga butuh injakan gas lebih dalam di kecepatan rendah.
Faktor Lain yang Perlu Dipertimbangkan
Selain konsumsi BBM, ada faktor lain yang memengaruhi pilihan:
- Kenyamanan dan fitur: Kijang Krista diesel umumnya punya kabin lebih lega dan fitur lebih lengkap untuk ukuran zamannya.
- Perawatan: Keduanya mudah dirawat, tapi suku cadang Kijang lebih melimpah di pasaran.
- Karakter berkendara: Kuda dikenal stabil di jalan tol dan nyaman untuk perjalanan jauh, sedangkan Kijang lebih fleksibel di berbagai kondisi jalan.
Dalam duel irit-iritan, Toyota Kijang diesel sedikit lebih unggul di penggunaan harian dalam kota, sementara Mitsubishi Kuda diesel bisa menyaingi di rute luar kota.
Pilihan terbaik tergantung kebutuhan: jika mobil sering dipakai di area perkotaan padat, Kijang lebih efisien; tapi jika sering menempuh perjalanan jarak jauh dengan muatan penuh, Kuda tetap jadi opsi menarik berkat ketangguhan mesin 4D56-nya.
Berita Terkait
-
3 Model Toyota Kijang Incaran Keluarga Indonesia, Tangguhnya Jadi Alasan Utama
-
5 Mobil Diesel Bekas Favorit di Era Kendaraan Listrik, Tangguh untuk Jarak Jauh
-
7 Mobil Diesel Murah dan Irit: Ada yang Lebih Terjangkau dari BYD Atto 1!
-
5 Mobil Diesel Bekas Murah dan Tahan Lama, Rp 100 Jutaan Dapat Yang Awet Sekaligus Minim Perawatan
-
5 Pilihan Mobil Diesel Bekas Murah Paling Irit, Harga Mulai 60 Jutaan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kelebihan Mesin Mitsubishi Pajero Sport yang Tetap Kompetitif di Segmen SUV Ladder Frame
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya