Suara.com - Nasib tragis Nissan GT-R R35 akhirnya tiba di penghujung jalan, secara resmi disuntik mati setelah 18 tahun berkuasa di jagat supercar.
Keputusan ini menjadi penutup sebuah era bagi sang "Godzilla".
Ironisnya, akhir dari legenda ini seolah berkelindan dengan nasib salah satu pemiliknya yang paling kontroversial di Indonesia, Wamenaker Immanuel Ebenezer, di mana GT-R miliknya menjadi simbol kemewahan yang terseret dalam pusaran kasus korupsi.
Godzilla Telah Tiba di Garis Finis
Nissan telah mengonfirmasi bahwa produksi GT-R R35 untuk pasar Amerika Utara akan berhenti setelah model tahun 2024, mengakhiri perjalanan 17 tahun yang fenomenal di kawasan tersebut.
Ini adalah sebuah pengumuman yang menandai akhir dari sebuah dominasi, di mana sebuah mobil sport Jepang berhasil membuat pabrikan supercar Eropa kalang kabut.
Alasan di balik keputusan ini cukup kompleks, mulai dari platform yang menua hingga regulasi emisi dan kebisingan yang semakin ketat di berbagai negara.
Bagi para kolektor dan penggemar berat, ini adalah lonceng kematian sekaligus sinyal perburuan untuk mendapatkan unit-unit terakhir dari sang legenda jalanan.
Edisi Perpisahan yang Sarat Sejarah
Baca Juga: 3 Mobil Nissan Bekas buat Bapak-bapak, Kendaraan First Class Teman Berpetualang
Sebagai salam perpisahan, Nissan tidak membiarkan Godzilla pensiun begitu saja.
Mereka merilis dua edisi pamungkas yang sangat spesial: T-Spec Takumi Edition dan Skyline Edition.
Edisi Takumi hadir dengan warna legendaris Midnight Purple dan interior Mori Green, sebuah penghormatan bagi para teknisi ahli—sang Takumi—yang merakit setiap mesin VR38DETT dengan tangan.
Sementara itu, Skyline Edition membawa kembali warna ikonik Bayside Blue yang selama ini identik dengan generasi R34, sebuah nostalgia yang sukses membuat para loyalis meneteskan air mata.
Ironi Godzilla di Negeri Para Pejabat
Di Indonesia, Nissan GT-R R35 bukan sekadar supercar, melainkan sebuah simbol status dan kekuasaan yang tak terbantahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan