Suara.com - Penampilan Ganjar Pranowo saat memantau kondisi terkini pasca-aksi "Jogja Memanggil" sukses mencuri perhatian.
Bukan soal agenda politisnya saja, melainkan tunggangan yang ia pilih: sebuah Ducati Scrambler Sixty2 yang gagah.
Momen tersebut terjadi saat Ganjar Pranowo meninjau langsung situasi di sekitar Polda DIY yang dilaporkan sudah kembali kondusif pada Sabtu pagi (30/8/20225).
Setelah semalaman suasana sempat tegang, jalanan di sekitar lokasi sudah kembali dibuka dan dapat dilintasi oleh masyarakat umum.
Namun, bagi para pencinta otomotif, ada hal lain yang lebih menyita perhatian ketimbang situasi di lokasi.
Fokus mata langsung tertuju pada motor bergaya neo-retro yang ditunggangi Ganjar, sebuah Ducati Scrambler Sixty2 seperti dilansir dari TikTok @ganjarpranowo.
Membelah Aspal dengan Ducati Scrambler Sixty2: Bukan Sekadar Moge!
Pilihan Ganjar Pranowo jatuh pada Ducati Scrambler Sixty2 bukan tanpa alasan.
Motor ini dikenal sebagai gerbang masuk ke dunia Ducati yang premium, namun dengan karakter yang lebih bersahabat dan lincah untuk kondisi jalanan urban.
Baca Juga: Ketua Komisi XI Bantah Ada Agenda Menikmati Sydney Marathon di Tengah Rangkaian Demo Jakarta
Ini bukan sekadar motor gede (moge) untuk pamer, tapi sebuah statement gaya hidup yang fungsional.
Penasaran apa saja yang membuat motor ini istimewa? Mari kita bedah 5 fakta utamanya.
1. Jantung Pacu L-Twin yang Ikonik
Ducati Scrambler Sixty2 menggendong mesin L-Twin berkapasitas 399cc yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 40 hp dan torsi 34 Nm.
Mesin ini terkenal dengan penyaluran tenaganya yang halus di putaran bawah-menengah, membuatnya sangat cocok untuk bermanuver di tengah kota tanpa harus "menghentak-hentak" seperti moge berkapasitas lebih besar.
2. Desain 'Post-Heritage' yang Timeless
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?
-
Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?
-
6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli
-
Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR
-
Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh