- Daihatsu Terus Mengkaji Kemungkinan Ayla EV untuk Pasar Indonesia
- Konsumen Masih Ada Kekhawatiran Gunakan Mobil Listrik
- Ayla EV Dipamerkan di GIIAS 2022
Suara.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memberikan tanggapan terkait pengembangan kendaraan listrik Ayla EV yang sempat menjadi sorotan di dunia otomotif Indonesia.
“Perkembangan Ayla EV ya? Ditunggu saja,” ujar Sri Agung, Direktur Pemasaran PT ADM, Rabu (17 September 2025).
Pihak perusahaan menyampaikan bahwa model tersebut masih berada dalam tahap kajian. Saat ini, Daihatsu lebih berfokus untuk memahami kebutuhan konsumen pembeli mobil pertama atau first car buyer di Indonesia.
Sri mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan survei terhadap sekitar 1.000 responden yang terdiri dari 500 pengguna mobil dan 500 calon pembeli.
Hasilnya menunjukkan adanya minat terhadap mobil listrik, namun masih terdapat sejumlah kekhawatiran.
“Pertama, mereka khawatir terhadap konsumsi listrik. Kedua, soal keamanan kalau ada masalah di jalan. Ketiga, soal kemampuan daya beli dan daya bayar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Daihatsu berkomitmen membantu mengatasi keraguan konsumen terhadap kendaraan listrik. Langkah ini sejalan dengan target elektrifikasi nasional yang diharapkan semakin berkembang pada 2040 hingga 2050.
“Daihatsu menuju ke sana. Beberapa tahun lagi, kami ingin first car buyer lebih mudah untuk memilih kendaraannya dan bisa hidup dengan worry less,” tutupnya.
Sebelumnya, Daihatsu pernah memperkenalkan mobil konsep Ayla EV pada ajang GIIAS 2022. Saat itu, mobil listrik tersebut tampil dengan warna silver serta aksen kuning pada bagian lampu depan.
Baca Juga: Sepi Peminat, Ford Pangkas 1.000 Karyawan di Divisi Mobil Listrik
Secara spesifikasi, Ayla EV disebut menggunakan baterai berkapasitas 32 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 200 kilometer. Mobil ini juga hadir dengan dimensi kompak, yakni panjang 3.640 mm, lebar 1.600 mm, dan tinggi 1.520 mm.
Sementara komitmen Daihatsu di segmen elektrifikasi juga telah ditunjukkan melalui peluncuran Rocky Hybrid pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?