Jajaran produk Toyota yang dipamerkan di Japan Mobility Show (JMS) 2025. (Foto: Toyota)
Baca 10 detik
- Toyota menunda pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di Prefektur Fukuoka, Jepang, karena adanya perlambatan permintaan pasar secara global.
- Perusahaan otomotif besar tersebut memangkas target penjualan EV global tahunan sebesar sepuluh persen untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026.
- Meskipun menunda proyek di Jepang, Toyota tetap melanjutkan investasi dengan membuka pabrik baru untuk memproduksi EV Lexus di Shanghai sekitar tahun 2027.
Dengan pendekatan ini, Toyota berharap bisa menyesuaikan kapasitas produksi dengan tren permintaan global, sekaligus menghindari kerugian jangka pendek.
Penundaan pabrik baterai EV di Fukuoka menegaskan bahwa pertumbuhan mobil listrik global memang melambat. Toyota memilih langkah hati-hati, meski tetap menyiapkan investasi besar di pasar lain.
Bagi konsumen, ini jadi sinyal bahwa transisi ke mobil listrik tidak akan berjalan secepat prediksi awal. Toyota masih berkomitmen, tapi jelas mereka tidak mau gegabah. Industri otomotif kini memasuki fase realistis: menyeimbangkan ambisi elektrifikasi dengan kondisi pasar yang penuh ketidakpastian.
Komentar
Berita Terkait
-
Geely EX5 Catat Penjualan Global, Seberapa Laku di Indonesia ?
-
Toyota Tsusho Siap Investasi Rp 1,6 Triliun untuk Olah Timah dan Tembaga di Indonesia
-
Gebrakan Oktober 2025: BYD Masuk Top 3! Salip Raksasa Jepang Jadi Mobil Terlaris, Kok Bisa?
-
Wamen Investasi dan Hilirisasi Klaim Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Indonesia
-
TGRI Sapu Bersih Semua Kelas Kejurnas Autokhana 2025
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125