- Wuling Darion PHEV Sasar Segmen Mobil Keluarga
- Darion PHEV Ramah LKingkungan Tapi Tetap Ideal untuk Perjalanan Jarak Jauh
- Wuling Darion PHEV Bisa Berjalan Tenaga Listrik dan Bensin
Suara.com - Masih mendominasinya segmen mobil keluarga jenis multi purpose vehicle (MPV) menjadi alasan Wuling menghadirkan Darion PHEV di Indonesia.
Bahkan menurut Brand Communication Senior Manager Wuling Motors, Brian Gomgom, segmen MPV masih memegang peranan penting dengan pasar yang paling besar.
"Kita melihat bahwa segmen MPV memang punya pasar yang besar. Kalau lihat data penjualan dari 2021 sampai 2025, market share MPV itu di atas 30 persen," ujar Brian Gomgom, di Bali, Rabu (19 November 2025).
Lebih lanjut, dipaparkan Gomgom, satu dari tiga mobil di Indonesia adalah MPV. Oleh karena itu Darion dihadirkan sebagai MPV dengan teknologi PHEV pertama dari Wuling.
Wuling Cortez Darion sendiri hadir dalam dua varian EV dan PHEV. Khusus varian PHEV, mobil ini mengandalkan teknologi Ling Power Hybrid yang memadukan mesin bensin 1.498 cc, motor listrik 145 kW, dan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Sistem ini mampu memilih sumber tenaga paling efisien antara listrik atau bensin tergantung kebutuhan perjalanan.
Dalam mode listrik penuh, Darion PHEV dapat menempuh jarak hingga 125 kilometer (CLTC), sementara kombinasi mesin bensin dan baterai memberikan jarak tempuh total lebih dari 1.000 kilometer.
Selain itu, Darion PHEV dilengkapi berbagai pengaturan energi mulai dari EV Max, EV First, HEV, hingga Fuel Priority. Pilihan mode berkendara seperti ECO, Standard, Sport, dan Custom juga tersedia, ditambah opsi penyetelan respons pedal rem dan EPS untuk pengalaman berkendara yang lebih personal di segala kondisi.
Dengan kombinasi performa, efisiensi energi, dan kenyamanan khas mobil keluarga, Wuling Darion PHEV disiapkan bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan keluarga yang ramah lingkungan namun tetap ideal untuk perjalanan jarak jauh.
Baca Juga: Wuling Tergeser, Siapa Saja 5 Mobil China yang Kini Menguasai Indonesia?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet