Suara.com - Penggunaan mobil listrik kini semakin marak, karena dianggap menjadi solusi praktis untuk meningkatkan efisiensi pengeluaran harian dan mendukung mobilitas. Untuk membantu memilih produk yang tepat, berikut 5 rekomendasi mobil listrik MPV 7-seater yang bisa jadi opsi menarik.
Di Indonesia sendiri mobil listrik sudah mulai menjamur. Berbagai pabrikan dan brand telah resmi memasarkan produknya, guna memenuhi permintaan masyarakat Indonesia akan mobil yang lebih ramah lingkungan.
Beberapa brand seperti BYD misalnya, kemudian Maxus, DFSK, atau bahkan mobil mewah seperti Mercedes-Benz, menawarkan ragam rekomendasi mobil listrik MPV 7-seater yang bisa jadi pilihan menarik.
1. BYD M6
Rekomendasi pertama datang dari brand BYD, yakni seri mobil M6. mobil ini dirilis tahun 2024 lalu dan langsung disambut antusias pada penggemar otomotif nasional. Tipenya e-MPV, memiliki tiga baris kursi dan ruang yang lega di bagian kabin.
Kapasitas baterainya cukup besar, pada 5,6 kWh, dan memiliki jangkauan penggunaan hingga 420 kilometer dalam sekali pengisian daya. Pada varian lebih tinggi, kapasitasnya juga lebih besar, senada dengan daya jangkaunya.
Untuk harganya sendiri dapat diperoleh mulai dari angka Rp379,000,000-an per unit pada varian paling ekonomis.
2. Maxus Mifa 9
Berukuran full MPV, mobil listrik ini juga cukup populer dan menjadi alternatif menarik untuk Anda yang mencari kendaraan ramah lingkungan dengan daya tampung besar. Menggunakan motor elektrik 246 PS, baterainya terbilang jumbo dengan kapasitas 90 kWh.
Baca Juga: Untung dan Rugi Beli Mobil Listrik Bekas, Simak sebelum Menyesal!
Bodinya besar, menawarkan jarak tempuh yang juga jauh, hingga 540 kilometer dalam sekali pengisian daya, serta isi ulang yang cepat, Maxus rasanya memahami benar apa yang diinginkan orang Indonesia pada mobil listrik yang mereka pilih.
Pada peluncurannya lalu, mobil elegan ini dibanderol dengan harga Rp1,450,000,000 per unit.
3. Aletra E8 EV
Mungkin tak banyak yang mengetahui, bahwa terdapat produk Aletra E8 EV yang juga bisa menjadi opsi menarik. Brand lokal ini menyematkan kamera 360 derajat pada mobilnya, panoramic roof, serta panel digital di dalam kabin yang nyaman.
Menggunakan material interior yang berkualitas, mobil ini menjamin kenyamanan setiap orang yang ada di dalam kabinnya. Karena menggunakan format 7-seater, maka kabinnya jelas lega dan nyaman untuk dikendarai.
Harganya juga terjangkau, mulai dari Rp455,000,000-an per unit untuk varian paling ekonomis yang ditawarkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Pilihan Ban Belakang Honda Vario 125: Nyaman, Awet Dipakai Jangka Panjang
-
5 Mobil Bekas Paling Irit Bensin dari Mitsubishi: Tahun Muda, Berapa Harganya?
-
BYD Bangun Sirkuit "Gurun Pasir" Indoor Pertama di Dunia untuk Pengujian Kendaraan Listrik
-
Volkswagen ID. Era 9X EREV Resmi Debut: Performa Kencang, Jarak Tempuh Makin Jauh
-
Irit, Murah tapi Berkelas: Harga Toyota Camry Hybrid 2013 Kini Terjangkau, Brio Minggir Dulu
-
Strategi Kia Sales Indonesia Ekspansi Bisnis Mobil Korea di Pasar Otomotif Nasional
-
4 Pilihan Suzuki Ignis 2018, Urban SUV Sporty yang Irit Pas Buat Kantong Mahasiswa
-
Harga Kijang Innova Reborn Terbaru, Pilihan Bagi yang Belum Berminat Beralih ke Innova Zenix
-
5 Komponen Vital yang Wajib Dicek Tiap 10.000 KM Agar Mesin Mobil Awet, Bukan Oli Saja yang Dicek
-
Bukan Indonesia, Jepang Pilih Langganan Impor Mobil dari Negara Sebelah