- PT Toyota-Astra Motor membangun toilet umum dari plastik daur ulang di Desa Wisata Sasak Ende, Lombok, NTB sebagai bagian program CSR lingkungan.
- Pembangunan toilet ini melibatkan Block Solutions Indonesia yang menyediakan bata 100% plastik daur ulang; material diangkut memakai Toyota Hilux Rangga.
- Fasilitas baru ini diharapkan meningkatkan kualitas sanitasi 35 kepala keluarga yang sebelumnya memiliki kurang dari sepuluh fasilitas toilet.
Suara.com - PT Toyota-Astra Motor (TAM) pada pekan ini membangun toilet umum menggunakan bahan plastik daur ulang di Desa Wisata Sasak Ende, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility atau CSR Toyota yang mengedepankan pilar lingkungan.
Dalam pembangunan itu TAM menggandeng Block Solutions Indonesia, perusahaan yang memproduksi bata dari bahan baku 100 persen plastik daur ulang. Sementara bahan baku di angkut ke Desa Sasak Ende, melewati jalan tanah dan terjal, menggunakan Toyota Hilux Rangga.
Marketing Director PT TAM, Jap Ernando Demily mengatakan Toyota Indonesia turut mendukung upaya mengurangi dampak penggunaan bahan plastik dengan memanfaatkan 100 persen material recycle yang juga ramah lingkungan, pada kegiatan rehabilitasi toilet umum di Desa Wisata Sasak Ende.
"Sebagai Mobility Company, kami memiliki kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan yang wajib dijaga secara berkelanjutan demi masa depan anak bangsa. Komitmen kami selaras pula dengan 3 Pilar CSR yakni Toyota Berbagi Hijau (Lingkungan), Toyota Berbagi Ilmu (Pendidikan), dan Toyota Berbagi Selamat (Keselamatan Berkendara)," kata Ernando dalam kegiatan yang digelar di sela-sela ajang Toyota Media Eco Journey & GR Trackday di Lombok pada 1-3 November 2025.
Toilet umum dari bahan baku plastik daur ulang ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat Desa Wisata Sasak Ende yang berjumlah 35 kepala keluarga dan saat ini memiliki kurang dari 10 fasilitas toilet.
Sementara Jimmy Hutasoit, CEO Block Solutions Indonesia mengatakan bahan baku yang digunakan berupa bata yang dibuat dengan memakai bahan baku plastik daur ulang dan didesain dengan sistem modular supaya mudah dipasang ala mainan Lego.
"Inovasi ini membuat proses pembangunan berjalan lebih cepat dan mudah, kokoh dan tahan lama, serta berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau," terang dia.
Adapun Toyota Hilux Rangga dipakai untuk membawa bahan bangunan rehabilitasi toilet umum di Desa Wisata Sasak Ende sesuai visi Mobility for All dari mobil niaga tersebut.
Meskipun desa tersebut berada di wilayah perbukitan dengan jalan non aspal, mobil niaga serbaguna Toyota Hilux Rangga tidak mengalami kesulitan membawa muatan penuh mengingat payload-nya mencapai 1,2 ton, disertai dukungan mesin bertenaga dan ketangguhannya di berbagai medan.
Baca Juga: Toyota Hilux Rangga Warnai Wajah Baru Halte Pasar Senen
Mobil niaga serbaguna ini mampu mendukung berbagai usaha pelanggan dengan sangat baik, termasuk jika ingin melakukan konversi untuk menunjang berbagai aktivitas, seperti bisnis, lifestyle, dan layanan publik.
Tidak hanya menggerakkan ekonomi dari perniagaan yang dijalankan, tapi juga dari konversi yang melibatkan karoseri dan rantai pasok lokal.
Desa Wisata Sasak Ende adalah destinasi wisata berbasis edukasi budaya mengenai Suku Sasak di Desa Sengkol, Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sasak Ende merupakan perkampungan tradisional Suku Sasak yang masih menjaga erat tradisi budaya sejak masa leluhur, baik dari bangunan tradisional, adat istiadat, dan keseharian hidup.
Wisatawan yang hadir disambut dengan suguhan kesenian musik dan tari. Mereka juga memasarkan berbagai cinderamata seperti kain tenun.
Berita Terkait
-
Toyota Produksi Lokal Baterai Mobil Listrik bZ4X, Bukti Komitmen untuk Indonesia
-
Toyota Dorong Industrialisasi di Indonesia, Tak Dijadikan Sekedar Pasar Mobil
-
Toyota Corolla Altis Hybrid GR Sport Diluncurkan di GIIAS 2025
-
Musik yang Menyelamatkan Bumi, Coldplay Ubah Botol Plastik Jadi Album
-
Dapat Insentif, Toyota Akan Kembalikan Duit Konsumen Pembeli Zenix dan Yaris Cross Hybrid
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
4 Varian Nissan March Bekas Paling Dicari Karyawan, Perawatan Mudah Gak Bikin Boncos
-
Mobil Manual Bekas vs Mobil Matic Bekas, Mana yang Lebih Untung Jangka Panjang?
-
Perbandingan Avanza Bekas vs Xenia Bekas, Mana yang Lebih Ideal untuk Mobil Keluarga?
-
7 Model Baru Harley-Davidson 2026, Varian Touring Mewah dengan Mesin Milwaukee-Eight VVT 117
-
Jarak Tempuh Wuling Cloud EV vs BYD M6 Mending Mana?
-
Mobil Awet Suzuki dengan Harga Kurang dari 50 Jutaan, Ini 4 Opsinya
-
SUV Compact Bekas Mitsubishi Xforce vs Honda HR-V Mending Mana?
-
5 Kelemahan Mobil dengan Sunroof yang Jarang Orang Tahu
-
Wuling Luncurkan Mobil Seharga 2 Yamaha XMAX, BYD Atto 1 Kalah Murah
-
5 Mobil Suzuki Rp50 Jutaan yang Awet dan Bandel, Solusi Anti Boncos Cocok untuk Tunggangan Harian