- Suzuki Across generasi terbaru meluncur di Seychelles, berbeda dari versi Eropa yang merupakan rebadge Toyota RAV4.
- SUV ringkas ini identik dengan Maruti Suzuki Victoris dari India, namun dengan penyesuaian posisi setir.
- Model ini tersedia dengan mesin bensin 1,5 liter atau opsi hybrid 114 hp, dan akan diekspor luas.
Suara.com - Suzuki mengejutkan pasar otomotif dengan menghadirkan generasi terbaru dari Suzuki Across. Jika sebelumnya model ini dikenal luas di Eropa sebagai kembaran Toyota RAV4, versi teranyar yang baru saja meluncur di Seychelles justru membawa identitas berbeda.
SUV ini merupakan versi rebadge dari Maruti Suzuki Victoris yang sempat debut di India pada September 2025. Secara visual, Across terbaru tampil identik dengan Victoris kecuali pada bagian logo di pintu belakang. Perubahan signifikan juga terlihat pada posisi setir yang kini telah disesuaikan.
Dari segi dimensi, Across terbaru tampil lebih ringkas dengan panjang 4.360 mm dan jarak sumbu roda 2.600 mm. Ukuran ini jauh lebih pendek dibandingkan Across berbasis RAV4 yang memiliki panjang 4.635 mm. Mobil ini mengandalkan platform Heartect milik Suzuki yang juga digunakan oleh Grand Vitara dan S-Cross.
Untuk urusan performa, seperti dilansir dari Carscoops, Suzuki membekali Across dengan mesin bensin 1,5 liter naturally aspirated yang menghasilkan tenaga 102 hp dan torsi 137 Nm. Konsumen dapat memilih transmisi manual lima percepatan atau otomatis enam percepatan yang dapat dipadukan dengan sistem penggerak 4WD.
Menariknya, terdapat logo hybrid yang mengisyaratkan kehadiran teknologi elektrifikasi serupa dengan versi India. Konfigurasi tersebut menggabungkan mesin 1,5 liter dengan motor listrik untuk menghasilkan daya total 114 hp. Sistem hibrida pengisian daya mandiri ini dipadukan dengan penggerak semua roda AllGrip Select milik Suzuki.
Meski saat ini baru tersedia di wilayah Afrika Timur, Suzuki mengonfirmasi bahwa basis Victoris akan diekspor ke lebih dari 100 negara. Banyak pihak memprediksi model ini akan menjadi kandidat kuat untuk pasar Eropa guna bersaing di segmen SUV terjangkau dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan model kolaborasi sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125