Otomotif / Mobil
Selasa, 06 Januari 2026 | 10:23 WIB
Shammie Zacky Baridwan Pereli Indonesia Berhasil Sabet Runner Up Etape Pertama Rally Dakar 2026. (Foto: Ist)
Baca 10 detik
  • Pereli Indonesia Shammie Zacky Baridwan dan Ignas Daunoravicius meraih posisi *runner up* etape pertama Rally Dakar 2026.
  • Etape pertama Rally Dakar 2026 berlangsung pada Minggu 4 Januari 2026, menempuh rute 219 kilometer di Kota Yanbu, Arab Saudi.
  • Meskipun mobil mengalami kerusakan kecil pada per belakang, pasangan ini berhasil melanjutkan balapan dan meraih hasil positif.

Suara.com - Ajang balap paling ekstrem di dunia yaitu Rally Dakar 2026 baru saja memulai etape pertamanya pada Minggu 4 Januari 2026.

Berlokasi di Kota Yanbu, Arab Saudi, pasangan pereli Shammie Zacky Baridwan asal Indonesia dan Ignas Daunoravicius dari Lithuania sukses memberikan kejutan besar.

Setelah menempuh rute sejauh 219 kilometer yang penuh tantangan, keduanya berhasil mengamankan posisi runner up pada Special Stage pertama. Keberhasilan ini membawa aura positif bagi Shammie yang sebelumnya hanya memasang target untuk finis dengan kondisi kendaraan yang maksimal.

Usai melewati garis finis etape pembuka tersebut, Shammie merasa sangat bersyukur bisa meraih hasil impresif. Meski demikian, ia menyadari bahwa pencapaian ini hanyalah awal dari perjalanan panjang karena masih banyak rintangan berat yang menanti di depan mata hingga akhir balapan nanti.

“Jujur begitu saya melihat hasilnya, ada rasa kaget, dan tentunya saya tidak menyangka bisa meraih posisi ke-2 baik di overall dan kelas H.1. Ini sebuah hasil yang sangat positif. Apalagi kalau bicara persaingannya, hal ini begitu sengit dan sangat kompetitif sekali bila melihat rivalitas di lintasan,” ungkap Shammie, Selasa (6/1/2025).

Shammie Zacky Baridwan Pereli Indonesia Berhasil Sabet Runner Up Etape Pertama Rally Dakar 2026. (Foto: Ist)

Perjalanan Shammie di atas pegunungan berbatu dan hamparan gurun pasir tidak berjalan mulus sepenuhnya. Mobil Toyota Bundera yang dikemudikannya sempat mengalami insiden kecil di tengah lintasan. Namun hal tersebut tidak memadamkan semangat juangnya dalam menaklukkan medan berat Arab Saudi.

“Mobil sempat mengalami sedikit kerusakan. Alhamdulillah kerusakannya tidak begitu besar, begitu mobil dicek ternyata per belakang nomor 1 ada yang patah. Dengan kondisi seperti itu, kita memutuskan untuk terus melanjutkan pertarungan,” tambahnya.

Walaupun hasil pada tahap awal ini sangat membanggakan, Shammie menilai kompetisi ini memiliki nilai yang sulit digambarkan dengan kata-kata. Di balik persaingan yang sangat ketat dan medan ekstrem, ia tetap menikmati setiap momen di balik kemudi.

“Seru banget, bagi saya ini adalah kompetisi yang begitu menantang, bukan hanya dari jarak yang saya lewati, tetapi juga medannya. Di luar itu semua, dengan karakter yang khas Rally Dakar, bagi saya ini sangat menyenangkan,” beber Shammie.

Baca Juga: Pameran Otomotif Bantu Dongkrak Penjualan Mobil Baru Sepanjang 2025

Menghadapi etape berikutnya, Shammie sudah menyiapkan strategi khusus untuk menjaga performa hingga garis finis akhir. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan kerja sama tim dalam ajang reli ketahanan ini.

“Kita tahu bahwa rally Dakar ini tidak hanya bicara soal kecepatan. Ada banyak hal pendukung yang menopang performa di setiap stage. Untuk itu, saya akan berusaha untuk memainkan strategi melalui konsentrasi, konsisten dan kerjasama yang baik dengan navigator,” pungkas Shammie.

Load More