Suara.com - Apa itu Toyota Rule 1:6:90? begini penjelasannya yang sudah dirangkum Suara.com agar mudah dipahami. Kalau Anda penyuka otomotif, maka Anda akan sering mendengar rule 1:6:90 akhir-akhir ini.
Tapi sebenarnya, apa yang dimaksud dengan Toyota Rule 1:6:90? apakah itu hanya berhubungan dengan kendaraan buatan Toyota atau bagaimana?
Apa itu aturan 1:6:90?
Secara sederhana, rule 1:6:90 menggambarkan perbandingan kebutuhan kapasitas baterai pada tiga jenis kendaraan elektrifikasi, yaitu Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Battery Electric Vehicle (BEV).
Angka 1 mewakili HEV, 6 mewakili PHEV, dan 90 mewakili BEV. Ini berarti satu unit mobil BEV membutuhkan kapasitas baterai yang setara dengan 90 mobil HEV atau 6 mobil PHEV.
Aturan 1:6:90 pada dasarnya menyatakan bahwa bahan baku yang dibutuhkan untuk memproduksi satu kendaraan listrik baterai dapat digunakan untuk memproduksi enam kendaraan plug-in hybrid atau bahkan 90 kendaraan hybrid.
Toyota berpendapat bahwa pengurangan karbon secara keseluruhan yang dicapai oleh 90 kendaraan hybrid ini selama masa pakainya 37 kali lebih besar daripada satu kendaraan listrik baterai.
Dengan aturan 1:6:90 yang terungkap dari dokumen internal Toyota yang bocor, dapat dipahami bahwa aturan ini diperkenalkan untuk menantang narasi yang berlaku bahwa kendaraan listrik (EV) adalah solusi utama untuk mengurangi emisi karbon.
Namun, dengan memprioritaskan mobil hybrid daripada kendaraan listrik, Toyota berpendapat bahwa pengurangan karbon kumulatif yang dicapai oleh 90 mobil hybrid sepanjang masa pakainya melampaui pengurangan karbon yang dicapai oleh satu kendaraan listrik hingga 37 kali lipat.
Baca Juga: Mobil Sempat Alami Kerusakan, Pereli Indonesia Kunci Runner Up di Rally Dakar 2026
Dampak Terhadap Dunia Otomotif
Dalam lanskap inovasi otomotif yang terus berkembang, pengenalan Aturan 1:6:90 oleh Toyota telah memicu evaluasi ulang yang mendalam terhadap narasi tradisional seputar kendaraan listrik (EV) dan teknologi hybrid.
Aturan ini, yang memprioritaskan hybrid daripada EV untuk pengurangan karbon, menantang norma industri dan mendorong pemeriksaan kritis terhadap strategi transportasi berkelanjutan.
Kelebihan Kendaraan Listrik (EV)
Kendaraan listrik hanya beroperasi menggunakan tenaga listrik yang tersimpan dalam baterai berkapasitas tinggi.
Kendaraan ini tidak menghasilkan emisi gas buang dan dianggap sebagai komponen penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca di sektor transportasi.
Berita Terkait
-
Mobil Sempat Alami Kerusakan, Pereli Indonesia Kunci Runner Up di Rally Dakar 2026
-
Mobil Bekas Fortuner 2016, Masih Nyaman dan Sepadan dengan Harganya?
-
Innova Zenix Belum Tergoyahkan dari Posisi Mobil Hybrid Terlaris di Indonesia
-
Daftar Harga Mobil Hybrid Januari 2026 Dari yang Termurah Sampai Termahal
-
Harga Mobil Bekas Toyota Rush 2015 Berapa? Selisih Tipis sama Calya Tahun Muda, Intip Pajaknya
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Bukan LCGC, Ini 5 Mobil Bekas Irit BBM Mulai Rp 80 Jutaan
-
Astra UD Trucks: Sebelum Listrik, Pengembangan Truk Fokus ke Teknologi Cerdas
-
Kualitas Mobil Listrik Honda Dipertanyakan Puluhan Ribu Unit Kena Recall Akibat Kamera Rusak
-
Yamaha Gear Ultima Hadir dengan Balutan Warna Baru yang Lebih Modern
-
iCar V23 Gebrak Pasar Indonesia Harga Mulai Rp 389 Juta Siap Tantang Kompetitor SUV Listrik
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Subsidi Terbaik 2026, Ada yang Desain Retro
-
Apakah Motor Listrik Polytron Fox R Bisa Di-cas di Rumah? Ketahui Daya Listrik yang Aman
-
Moeldoko Sentil Pemerintah Terkait Nasib Subsidi Mobil Listrik yang Bikin Konsumen Bingung
-
Cara Ampuh Jaga Konsumsi BBM Tetap Irit dengan Rutin Uji Emisi
-
Cara Yamaha Privater Racing Team Dongkrak Tenaga Motor di Motoprix 2026