- Insentif Bea Masuk CBU dan PPN-DTP resmi berakhir per Desember 2025.
- Enam merek (BYD, Vinfast, dll) wajib produksi menyesuaikan TKDN mulai 1 Januari 2026.
- Harga mobil listrik diprediksi naik 15% tanpa stimulus fiskal pemerintah.
Suara.com - Tahun 2026 menjadi babak baru bagi pasar otomotif Indonesia, khususnya segmen kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV). Jika Anda berencana meminang mobil listrik tahun ini dengan harapan mendapat harga "miring" seperti tahun lalu, Anda perlu menata ulang anggaran belanja.
Pemerintah secara resmi telah menghentikan dukungan fiskal untuk mobil listrik, baik yang berstatus impor utuh (Completely Built Up/CBU) maupun rakitan lokal (Completely Knock Down/CKD).
Kebijakan ini diambil demi menjaga ketahanan APBN, namun berdampak langsung pada kocek konsumen.
Bagi Anda kaum smart budget yang mencari kendaraan operasional hemat energi, berikut adalah deretan fakta dan hitung-hitungan harga terbaru yang wajib diketahui:
1. "Pesta" Diskon Impor CBU Berakhir
Fakta pertama yang paling menohok adalah berakhirnya insentif bea masuk untuk mobil impor utuh. Sesuai Permenperin Nomor 6 Tahun 2023, fasilitas ini tidak diperpanjang setelah 31 Desember 2025.
- Dulu (2024-2025): Mobil listrik CBU mendapat Bea Masuk 0 persen dan PPnBM 0 persen. Total pajak yang dibayar ke pusat hanya sekitar 12 persen.
- Sekarang (2026): Tanpa insentif, struktur pajak kembali normal. Total beban pajak bisa melonjak hingga 77 persen (termasuk Bea Masuk 50 persen dan PPnBM 15 persen).
Artinya, mobil-mobil yang masih didatangkan utuh dari luar negeri berpotensi mengalami koreksi harga yang signifikan jika produsen membebankan biaya tersebut ke konsumen.
2. Subsidi PPN 10 Persen Resmi Dicabut
Selain bea impor, insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP) sebesar 10 persen juga telah berakhir sesuai PMK 12/2025.
Baca Juga: Strategi Kia Manfaatkan Pabrik Hyundai demi Percepat Produksi Mobil Lokal di Indonesia
Ini adalah komponen yang paling terasa di tingkat ritel. Sebelumnya, pembeli mobil listrik dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) 40 persen hanya perlu membayar PPN sebesar 1 persen hingga 2 persen saja. Mulai tahun ini, konsumen wajib membayar PPN tarif normal (12 persen).
Simulasi Kasar:
Jika harga dasar mobil adalah Rp300 juta, hilangnya diskon PPN 10 persen berarti Anda harus membayar ekstra sekitar Rp30 juta lebih mahal dibanding harga bulan lalu.
3. Nasib 6 Merek Baru dan Janji Produksi Lokal
Meskipun insentif impor dicabut, enam produsen besar terikat "kontrak mati" dengan pemerintah melalui skema Bank Garansi. Mereka adalah:
1. BYD Auto Indonesia
2. Vinfast Automobile Indonesia
3. Geely Motor Indonesia
4. Era Industri Otomotif (Xpeng)
5. National Assemblers (Aion, Citroen, Maxus, VW)
6. Inchape Indomobil (GWM Ora)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
7 Motor Matic Bekas untuk Mudik, Muat Bawa Banyak Barang Mulai Rp4 Jutaan
-
Pernah Jadi Mobil Pejabat, 3 Sedan Mewah Bekas Eropa Ini Sekarang Harganya Cuma Rp80 Jutaan
-
BYD Beri Kode Denza B5 Bakal Hadir di Indonesia
-
2 Pembalap Indonesia Tembus MotoGP 2026, Alumni Sekolah Balap Ini Jadi Sorotan Dunia
-
3 Mobil Mitsubishi Dua Baris Mulai Rp70 Jutaan, Irit dan Tangguh Buat Keluarga Kecil
-
7 Penyebab Motor Mati Mendadak Padahal Bensin Penuh, Cek Ini Sebelum ke Bengkel
-
3 Pilihan Mobil Bekas LCGC Rp60 Jutaan: Irit, Tahun Muda, dan Ramah Keluarga
-
Berapa Harga Wuling Air EV Bekas di Tahun 2026? Cek Update Banderol Terbarunya
-
7 Rahasia Perawatan Mobil Hybrid Agar Baterai Tidak Jebol, Pemilik Zenix dan Yaris Cross Wajib Tahu
-
Penjualan Kendaraan Listrik Diprediksi Alami Stagnasi Tanpa Insentif dari Pemerintah