Suara.com - Mutasi keluar motor merupakan suatu proses pemindahan kepemilikan atau tempat pendaftaran sepeda motor bekas.
Proses tersebut sangat penting untuk dilakukan, apalagi saat Anda ingin menjual kendaraan kepada orang lain di luar provinsi atau bila ingin pindah domisili ke wilayah lain.
Sebab, kendaraan juga harus didaftarkan pada domisili yang dituju untuk memastikan motor sudah benar-benar terdaftar di lokasi yang baru.
Proses transformasi kendaraan bermotor atau mutasi keluar, dilakukan bersamaan dengan balik nama. Prodes ini juga melibatkan dua lokasi Samsat yang berbeda dan Polres berdasarkan domisili pemilik kendaraan.
Dengan memahami prosedur yang tepat, maka proses mutasi motor dapat menghemat waktu dan untuk menghindari kesalahan proses mutasi.
Syarat Berkas Mengurus Mutasi Keluar Kendaraan
Oleh sebab itu, pemilik kendaraan harus mengurusnya sendiri dengan cara melengkapi persyaratan dan mengikuti prosedurnya dari awal sampai akhir. Berikut ini adalah berkas-berkas yang perlu disiapkan ketika proses transmisi kendaraan bermotor:
1. BPKB asli dan fotokopi
2. STNK asli dan fotokopi
3. Kuitansi bukti pembayaran unit kendaraan yang dibeli dan telah ditandatangani oleh penjual dan dilengkapi dengan materai Rp 10.000 asli dan fotokopi
4. e-KTP asli atas nama pemilik baru dan fotokopi
Prosedur Mengurus Mutasi Keluar Kendaraan
Baca Juga: Mutasi Keluar Kendaraan 2026 Bayar Apa Saja? Siapkan Duit Segini
Melansir dari berbagai sumber, ini dia prosedur yang dilakukan agar proses pengurusan mutasi keluar kendaraan:
1. Datang langsung dsn menuju ke tempat Cek Fisik. Kemudian bawa hasil Cek Fisik itu (kendaraan harus dibawa untuk melakukan penggesekan nomor rangka serta nomor mesin yang telah disahkan oleh petugas yang berwenang).
2. Ambil berkas Arsip Kendaraan Bermotor (bisa diambil di Gudang Arsip POLRI yang tersedia di SAMSAT dimana kendaraan terdaftar).
3. Ambil Formulir Pendaftaran di Loket Formulir serta isikan data sesuai dengan berkas.
4. Selanjutnya menuju Loket Progresif guna mengetahui progresif kendaraan.
5. Datang Loket Pendaftaran Mutasi Keluar untuk melakukan pendaftaran dan pendataan.
6. Tunggu hingga proses pengambilan berkas, pengecekan berkas serta Rekomendasi Mutasi dari POLDA setempat (sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan oleh petugas berwenang).
6. Kembali lagi ke Loket Pendaftaran Mutasi Keluar untuk konfirmasi dan mendaftar proses Mutasi Keluar.
7. Lakukan pembayaran pajak di Loket Pembayaran bila terdapat tunggakan sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan.
8. Tunggu panggilan untuk pengambilan seluruh berkas serta Fiskal Antar Daerah di Loket Mutasi Keluar.
9. Datang ke SAMSAT tujuan untuk melakukan Proses Pendaftaran Mutasi Masuk.
Biaya Mutasi Motor
Biaya mutasi motor telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020 mengenai Tarif dan Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Berikut ini adalah rincian biaya mutasi motor:
- Biaya mutasi motor = Rp 150.000,-
- Biaya penerbitan STNK baru = Rp 60.000,-
- Biaya penerbitan BPKB baru = Rp 225.000,
- Biaya penerbitan TNKB baru = Rp 60.000,-
Diketahui, jumlah biaya mutasi motor dan balik nama motor yang di tetapkan di atas sesuai asumsi bahwa proses mutasi dilakukan sendiri oleh pemilik kendaraan. Akan tetapi, jika menggunakan jasa calo atau biro, biaya mutasi dan balik nama tentu akan lebih tinggi.
Setelah mengetahui alur dan syarat mengurus mutasi keluar kendaraan, Anda mungkin tertarik untuk menjual atau mengganti kendaraan. Semoga membantu!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Mutasi Keluar Kendaraan 2026 Bayar Apa Saja? Siapkan Duit Segini
-
5 Motor Bekas Sensasi ala XMax tapi Harga Rasa Scoopy
-
Kawasaki Ninja Bekas Berapa Harganya? Cek Banderol Terbaru, Pajak dan Konsumsi BBM
-
5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
-
Berapa Harga Honda CBR150R CBU Thailand Generasi Pertama?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa