- Xiaomi SU7 Ultra, diluncurkan 27 Februari 2025, awalnya didorong FOMO namun penjualan anjlok drastis sejak September.
- Penurunan penjualan SU7 Ultra dipicu kontroversi seperti iklan palsu, masalah teknis, dan kebijakan uang muka memberatkan.
- Meskipun SU7 Ultra meredup, penjualan total Xiaomi Auto 2025 meningkat signifikan berkat model mainstream keluarga.
Artinya, meski SU7 Ultra gagal mempertahankan momentum, dampaknya tidak signifikan terhadap kinerja Xiaomi Auto secara keseluruhan.
Model-model mainstream yang lebih ramah keluarga justru jadi tulang punggung penjualan.
Apa yang Bisa Dipelajari?
Kasus SU7 Ultra menunjukkan bahwa hype dan FOMO bisa mendorong penjualan awal, tapi tidak cukup untuk menjaga keberlanjutan. Konsumen kini lebih kritis, menilai bukan hanya performa ekstrem, tapi juga aspek keamanan, kepraktisan, dan reputasi merek.
Lei Jun, pendiri Xiaomi, bahkan sudah menargetkan penjualan 550.000 unit untuk 2026. Fokusnya jelas: memperkuat segmen mobil keluarga yang jadi mainstream, sementara model niche seperti SU7 Ultra hanya berperan sebagai showcase teknologi.
Dengan tren ini, publik tampaknya tak lagi FOMO terhadap mobil listrik berperforma super. Mereka lebih memilih kendaraan yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari, efisien, dan aman, ketimbang sekadar ikut hype sesaat.
Berita Terkait
-
Suzuki Siapkan Kejutan di IIMS 2026, Luncurkan Mobil Listrik Murni Pertama di Indonesia
-
Berakhirnya Insentif Mobil Listrik Dorong Pabrikan Segera Lakukan Produksi Dalam Negeri
-
Harga Beda Tipis, Mending BYD Atto 1 Baru atau Hyundai Ioniq 2019 Bekas?
-
Toyota Urban Cruiser vs BYD Sealion 7 Performance: Harga Mirip, Mana yang Bisa Jalan Lebih Jauh?
-
Diam-Diam Harga Chery J6T Sudah Naik Rp 20 Juta Setelah Insentif Mobil Listrik Berakhir
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi
-
Review Serafina Makes Waves: Buku Bergambar Penuh Tawa dan Pelajaran Hidup
-
3 Fitur Layar Samsung Galaxy Z Fold8 yang Wajib Dicoba untuk Multitasking dan Hiburan
-
Mitsubishi Fuso Siapkan 6 Langkah Antisipasi untuk Konsumen yang Gunakan Solar B50