- Harga LCGC termurah kini Rp 140,2 juta, mustahil dapat unit baru di bawah Rp 100 juta.
- Regulasi pemerintah izinkan kenaikan harga menyesuaikan inflasi, teknologi transmisi, dan fitur keselamatan.
- Kenaikan harga drastis hingga tembus Rp 200 juta membuat penjualan mobil murah anjlok.
Suara.com - Masih ingatkah Anda saat pertama kali mobil Low Cost Green Car (LCGC) diperkenalkan di Indonesia sekitar 13 tahun lalu? Kala itu, mimpi memiliki mobil baru sangat terjangkau bagi banyak keluarga muda. Dengan modal Rp76 juta hingga Rp106 juta, sebuah Daihatsu Ayla baru sudah bisa parkir di garasi rumah.
Namun, realitas hari ini sungguh berbeda. Label "mobil murah" yang melekat pada segmen LCGC kini rasanya perlu dipertanyakan ulang.
Era Mobil Baru di Bawah Rp100 Juta Telah Berakhir
Fakta di lapangan menunjukkan perubahan drastis. Saat ini, jangan harap bisa menemukan unit LCGC baru dengan harga dua digit alias di bawah Rp100 juta.
Batas psikologis harga mobil murah telah bergeser jauh.
Data terbaru mencatat, harga LCGC paling "terjangkau" saat ini sudah menyentuh angka Rp140,2 juta.
Bahkan, untuk varian tertinggi dengan fitur lengkap, harganya sudah menembus angka psikologis Rp200 juta.
Lonjakan harga yang signifikan ini disinyalir menjadi biang kerok lesunya penjualan mobil di segmen ini dalam dua tahun terakhir. Konsumen yang dulu menjadi target pasar utama, kini mulai berpikir dua kali.
Lampu Hijau Regulasi: Mengapa Bisa Naik Drastis?
Baca Juga: Bagaimana Cara Menghindari Pajak Progresif Setelah Menjual Kendaraan?
Kenaikan ini bukan tanpa dasar hukum. Pada awal kemunculannya di 2013, Kemenperin melalui Permenperin No. 33/M-IND/PER/7/2013 memang mematok harga acuan maksimal Rp 95 juta (sebelum pajak daerah). Inilah yang membuat harga kala itu sangat bersahabat.
Akan tetapi, aturan main telah berubah. Melalui Permenperin No. 36 Tahun 2021, pemerintah merevisi batas atas harga LCGC dari Rp 95 juta menjadi Rp 135 juta.
Perlu dicatat, angka Rp 135 juta ini adalah harga penyerahan ke konsumen sebelum ditambah instrumen pajak seperti BBN dan PKB. Jadi, wajar jika harga On The Road (OTR) yang diterima konsumen melambung jauh di atas itu.
Bukan Sekadar Inflasi, Ada Harga untuk Teknologi
Selain perubahan harga acuan dasar, produsen mobil juga diberikan kelonggaran untuk menaikkan harga berdasarkan "keadaan tertentu". Apa saja yang membuat harganya kian mahal?
1. Faktor Ekonomi Makro: Inflasi, nilai tukar rupiah yang fluktuatif, serta kenaikan harga bahan baku menjadi alasan paling mendasar penyesuaian harga.
2. Transmisi Otomatis: Produsen diizinkan menaikkan harga maksimal 15% jika menyematkan teknologi transmisi otomatis yang kini makin diminati.
3. Fitur Keselamatan & Emisi: Ada tambahan kelonggaran harga hingga 10% jika pabrikan menambahkan fitur keselamatan krusial seperti airbag, sabuk pengaman canggih, peningkatan sistem pengereman, atau penyesuaian standar emisi gas buang terbaru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Sering Bikin Bingung, Ternyata Ini Perbedaan One Way dan Contraflow saat Mudik Lebaran 2026
-
Berapa Isi Saldo E-Toll untuk Mudik ke Sumatra? Ini Daftar Lengkap Tarif Tol Terbarunya
-
22 Bengkel Siaga Disiapkan, Mudik Pakai Chery Bisa Lebih Tenang Tanpa Antre Isi Bensin
-
Daftar Bengkel Siaga 24 Jam di Jalur Pantura dan Tol Trans Jawa 2026
-
Terpopuler: 5 Mobil Murah 3 Baris yang Irit dan Jago Nanjak, Update Harga BBM Jelang Lebaran
-
Federal Oil Berangkatkan Ratusan Mekanik Mudik Gratis Serta Siapkan Posko Mudik di Jalur Pantura
-
Jangan Pinjami Kartu Tol ke Pemobil Lain saat Perjalanan Mudik Lebaran, Dampaknya Bikin THR Jebol
-
5 Mobil Bekas Bagasi Super Lega: Koper Sekampung Masuk, Mudik Lebaran Bebas Drama Sempit-sempitan
-
Penyebab Mesin Mobil Overheat di Tol, Lengkap Cara Mengatasinya
-
Pemudik Kendaraan Listrik Diprediksi Melonjak 60 Persen, PLN Siapkan Ribuan SPKLU