Otomotif / Mobil
Rabu, 04 Februari 2026 | 16:20 WIB
Ilustrasi SPBU Pertamina (Dok.pertamina)
Baca 10 detik
  • Harga BBM non-subsidi Pertamina dan swasta resmi turun serentak mulai Februari 2026.
  • Pertamax kini dijual Rp11.800 per liter khusus wilayah Jawa dan Bali.
  • Tarif Pertalite dan Biosolar subsidi tetap stabil tanpa adanya perubahan harga.

Pertamina juga memberlakukan harga baru secara nasional. Meski demikian, terdapat sedikit perbedaan harga di beberapa provinsi karena faktor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Berikut ringkasannya:

Wilayah Sumatera & Sekitarnya

  • Aceh: Pertamax Rp12.100 | Dexlite Rp13.550
  • Sumatera Utara: Pertamax Rp12.100 | Dexlite Rp13.550
  • Sumbar, Jambi, Sumsel, Lampung: Pertamax Rp12.400 | Dexlite Rp13.850
  • Riau & Kepri: Pertamax Rp12.400 | Dexlite Rp13.850
  • FTZ Batam (Bebas Pajak): Pertamax hanya Rp11.300 | Pertamax Turbo Rp12.050

Wilayah Kalimantan

  • Kalbar, Kalteng, Kaltim: Pertamax Rp12.100 | Dexlite Rp13.550
  • Kalsel & Kaltara: Pertamax Rp12.400 | Dexlite Rp13.850

Wilayah Sulawesi

Seluruh provinsi di Sulawesi (Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sultra, Sulsel, Sulbar) memiliki tarif seragam:

  • Pertamax: Rp12.100
  • Dexlite: Rp13.550

Wilayah Bali & Nusa Tenggara

  • Bali & NTB: Harga sama dengan Pulau Jawa, Pertamax Rp11.800.
  • NTT: Pertamax Rp12.100 | Dexlite Rp13.550.

Wilayah Maluku & Papua

Kabar baik bagi saudara di Timur Indonesia, harga BBM non-subsidi juga kompetitif.

Baca Juga: Rhenald Kasali Sebut Kasus Pertamina Buat Anak Muda Takut Jadi Pemimpin BUMN

  • Maluku & Papua (Seluruh Wilayah): Pertamax Rp12.100 | Dexlite Rp13.550.

Dengan adanya penyesuaian harga ini, konsumen memiliki lebih banyak keleluasaan dalam memilih bahan bakar berkualitas untuk menjaga performa mesin kendaraan. Pastikan Anda mengecek harga di SPBU terdekat sebelum mengisi bahan bakar!

Load More