- Segera ganti sabuk pemutar (fan belt) dengan yang orisinal. Harganya relatif murah dan menjadi alternatif ketimbang putus di tengah jalan dan bikin mesin overheat karena pompa air tidak berputar.
3. Kopling terasa keras (Khusus transmisi manual)
Penyakit klasik mobil manual yang sudah berumur adalah pedal kopling yang terasa keras saat diinjak.
Penyakit ini bikin kaki kiri cepat pegal, terutama kalau pengemudi sering terjebak macet di kota besar.
Masalah ini muncul karena dekrup (clutch cover) yang sudah mulai kaku atau kampas kopling yang menipis.
Solusi
- Lakukan penggantian satu set kopling (clutch kit), yang terdiri dari kampas kopling, dekrup, dan release bearing
- Jangan lupa ganti oli transmisi juga supaya perpindahan gigi kembali mulus
4. Mesin bergetar karena engine mounting lemah
Pernah merasa setir atau dasbor bergetar saat mobil dalam posisi diam (idle)?
Itu tandanya karet penahan mesin atau engine mounting sudah pecah atau mengeras.
Komponen ini berfungsi meredam getaran mesin agar tidak masuk ke kabin.
Baca Juga: Avanza Hancur Dihantam Kereta Barang di Tanjung Priok, 4 Penumpang Selamat Usai Terseret 10 Meter
Solusi
- Ganti engine mounting yang sudah rusak. Biasanya ada 2 atau 3 titik tumpuan.
- Disarankan ganti semuanya sekaligus karena kalau hanya diganti satu, beban getaran akan berpindah ke mounting yang lama dan membuatnya cepat rusak juga.
5. Idle mesin tidak stabil (RPM naik-turun)
Jika RPM mobil sering naik-turun sendiri atau mesin terasa mau mati saat AC menyala, biasanya bagian Throttle Body atau sensor Idle Up sudah kotor tertumpuk kerak karbon dari sisa pembakaran.
Solusi
- Lakukan servis berkala berupa pembersihan Throttle Body menggunakan cairan pembersih khusus (carb cleaner).
- Pastikan juga filter udara dalam kondisi bersih agar aliran oksigen ke mesin tetap lancar.
Perlu diketahui, bahwa seluruh 'penyakit' Avanza dan Xenia tak serta merta menandakan keduanya adalah mobil keluarga yang jelek.
Kualitas dari kedua mobil tersebut memang tak diragukan lagi, namun penyakit tersebut menjadi sinyal bahwa pemilik harus lebih peka dan sayang terhadap mobil yang mereka punya.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan
-
Mobil Keluaran 90-an yang Direkomendasikan Pakar: Desain Timeless, Bertenaga, Lebih Murah dari Motor
-
Bedah Data: Penjualan Mobil Listrik Polytron 2026 Kalahkan Brand Tenar dari Jepang dan Jerman
-
Sistem Infotainment Mobil Modern Dinilai Mengancam Keselamatan Berkendara
-
Bukan Indonesia, Negara Ini yang Jadi Tempat Kelahiran Yamaha R2?
-
Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia
-
Studi: Gen Z Tak Bisa Ganti Ban Mobil Senidiri saat Ban Bocor
-
Ada 9 Varian: Simak Perbedaan Harga dan Fitur Yamaha Aerox Biar Nggak Bingung
-
Touring Seru di Tanah Rencong Komunitas Motor Jelajahi Destinasi Ikonik Sambil Edukasi Mesin
-
Update Klasemen Moto3 Junior M Kiandra Ramadhipa Terpaut Sembilan Poin dari Puncak