Pick Up Esemka Bima: Fokus Pasar UMKM
Sementara itu, Esemka Bima 1.3L hadir dengan pendekatan berbeda. Kendaraan ini menyasar pelaku usaha kecil dan menengah dengan kebutuhan distribusi ringan di perkotaan maupun antarkecamatan.
Dimensinya lebih ringkas, dengan panjang sekitar 4,9 meter dan bak kargo hampir 3 meter. Kapasitas muatannya sekitar 950 kg, dengan berat kotor kendaraan 2.150 kg.
Mesin 1.3L DOHC 16V berkapasitas 1.298 cc menghasilkan tenaga 63 kW dan torsi 105 Nm. Dengan tangki 40 liter dan ban 175/65 R14 LT, Bima lebih cocok untuk operasional dalam kota atau jalur distribusi ringan.
Dari sisi positioning, Esemka Bima jelas berada di kelas berbeda dibandingkan Scorpio 4x4 atau bahkan Tata Ultra T.7.
Jadi, Mending Mana?
Jawabannya sangat tergantung kebutuhan. Jika konteksnya adalah operasional Koperasi Desa Merah Putih yang harus menjangkau wilayah pegunungan, perkebunan, hingga jalan tanah berat, maka pick up impor 4x4 seperti Mahindra Scorpio atau Tata Yodha jelas lebih relevan jika dilihat dari spesifikasi mesin dan daya tahan.
Namun, untuk pelaku UMKM yang membutuhkan kendaraan angkut ringan dengan harga lebih terjangkau, Esemka Bima bisa menjadi opsi rasional, itupun jika masih bisa dipesan.
Secara teknis dan kapasitas angkut, pickup impor berada di level lebih tinggi. Tapi dalam konteks kebanggaan industri lokal dan dukungan terhadap produk dalam negeri, Esemka punya nilai simbolis yang tak bisa diabaikan.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Baca Juga: Impor Cacah Pakaian dari AS Dibuka, Mendag: Bukan untuk Thrifting
Berita Terkait
-
Impor Cacah Pakaian dari AS Dibuka, Mendag: Bukan untuk Thrifting
-
Kejutan Agrinas Bawa Tata Yodha: Adu Mekanik Lawan Esemka Bima, Siapa Menang?
-
DPRD DIY Protes Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Infrastruktur Desa Terancam
-
Pantas Agrinas Kepincut Impor, Harga Pikap India Ini Lebih Murah dari LCGC
-
Narasi Swasembada Pangan di Balik Bayang-Bayang Impor Beras Amerika
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Terjaring OTT KPK, Intip Isi Garasi Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu: Land Cruiser hingga Truk
-
Apakah Skuter Listrik Boleh di Jalan Raya? Ini 5 Rekomendasi Ukuran Dewasa dengan Dudukan
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Cara Bayar Pajak Motor Online 2026 Lewat HP, Praktis Tanpa Antre di Samsat!
-
7 Motor Matic Paling Irit Bensin Cocok Buat Narik Ojol Seharian, Gak Cuma Honda BeAT!
-
Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi
-
Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan
-
Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?
-
Isuzu D-Max Rodeo Hadir dengan Mesin Diesel Terbaru Jawab Kebutuhan Operasional Medan Ekstrem
-
Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?