- Puncak arus mudik 2026 diprediksi terjadi pada 18 Maret dengan 143,91 juta pemudik.
- Kemenhub, Polri, dan Kementerian PU merilis SKB rekayasa lalu lintas mudik Lebaran 1447 H.
- Enam ruas tol dibuka gratis dan ada wacana diskon tarif 30 persen selama Lebaran.
Suara.com - Jelang Lebaran Idulfitri 1447 H, antusiasme masyarakat untuk pulang kampung dipastikan sangat tinggi. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi puncak arus mudik akan jatuh pada 18 Maret 2026, dengan estimasi sekitar 143,91 juta orang akan melakukan mobilitas selama musim Lebaran tahun ini.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang memicu kemacetan parah, Pemerintah melalui Kemenhub, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah resmi menetapkan aturan lalu lintas.
Aturan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) untuk memastikan Angkutan Lebaran 2026/1447 H berjalan lancar dan tertib.
“Nantinya akan diberlakukan beberapa rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way), contra flow atau lajur pasang surut, serta sistem ganjil-genap di sejumlah ruas jalan tertentu. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan jadwal,” tulis keterangan di laman Instagram resmi @bakom.ri.
Agar perjalanan Anda nyaman dan tidak disuruh putar balik, catat jadwal lengkap rekayasa lalu lintas berikut ini:
1. Jadwal Sistem Satu Arah (One Way)
Sistem one way terbukti ampuh mengurai penumpukan kendaraan.
- Arus Mudik: Berlaku dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 421 Tol Semarang-Solo. Dimulai pada 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
- Arus Balik: Rute dibalik dari KM 421 Tol Semarang-Solo menuju KM 70 Tol Jakarta-Cikampek. Berlaku mulai 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
2. Aturan Ganjil Genap
Pastikan pelat nomor kendaraan Anda sesuai dengan tanggal keberangkatan. Sistem ini berlaku secara ketat di Tol Karawang Barat KM 47 hingga Tol Kalikangkung KM 414, serta Tol Tangerang-Merak KM 31-98 (berlaku dua arah).
Baca Juga: Rest Area Heritage Km Berapa? Cek Lokasi dan Fasilitasnya untuk Referensi Mudik
- Arus Mudik: Mulai 17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
- Arus Balik: Mulai 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
3. Jadwal Contraflow (Lajur Pasang Surut)
Rekayasa ini difokuskan pada area yang sering mengalami penyempitan (bottleneck).
Arus Mudik (Tol Jakarta-Cikampek KM 47-70):
- 17–20 Maret 2026 (14.00–24.00 WIB)
- 21 Maret 2026 (12.00–20.00 WIB)
- 22 Maret 2026 (09.00–18.00 WIB)
Arus Balik:
- Tol Jakarta-Cikampek: 23 Maret (14.00 WIB) hingga 29 Maret 2026 (24.00 WIB).
- Tol Jagorawi KM 21-8: Berlaku khusus pada tanggal 24 Maret dan 29 Maret 2026 pukul 14.00–19.00 WIB.
Kabar Gembira: Tol Fungsional Gratis dan Diskon Tarif 30 persen
Selain rekayasa jalan, pemerintah juga memberikan fasilitas yang melegakan dompet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM